Presiden Bulgaria terbukti negatif COVID-19 untuk kedua kalinya

Presiden Bulgaria terbukti negatif COVID-19 untuk kedua kalinya

Para petugaS kesehatan mengikuti latihan di bandara Sofia, Bulgaria, 25/2/2020, untuk mempersiapkan kemungkinan penumpang terinfeksi virus saat kedatangan. ANTARA/REUTERS/Dimitar Kyosemarliev/TM (REUTERS/DIMITAR KYOSEMARLIEV)

Sofia (ANTARA) - Presiden Bulgaria Rumen Radev terbukti negatif COVID-19 untuk kedua kalinya dan diperkirakan isolasi mandiri yang ia jalani akan berakhir, menurut kantor presiden, Rabu.

Mantan pilot militer berusia 57 tahun itu menghentikan kunjungannya ke Estonia untuk kembali ke tanah air pada Selasa, setelah pekan lalu melakukan kontak dengan petinggi militer yang kemudian dinyatakan positif COVID-19.

Setibanya di bandara Sofia, Radev mengaku dirinya tidak mengalami gejala dan tes COVID-19 yang ia lakukan selama perjalanan menunjukkan hasil negatif pada Senin. Tes kedua pada Rabu juga dinyatakan negatif, katanya.

"Presiden Radev saat ini menjalani karantina dan menunggu keputusan otoritas kesehatan setempat untuk mengakhiri masa karantina setelah tes keduanya negatif," kata juru bicara presiden, Kiril Atanasov.

Pada Rabu, negara Balkan berpenduduk 7 juta jiwa itu mencatat rekor baru 1.336 kasus COVID-19, sehingga totalnya menjadi 31.863 kasus, termasuk 1.019 korban meninggal.

Sumber: Reuters

Baca juga: Presiden Bulgaria Rumen Radev harus jalani isolasi mandiri

Baca juga: Kasus COVID-19 di Bulgaria capai rekor tertinggi harian baru

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar