Liga 1 Indonesia

Robert Alberts minta PSSI tetapkan standarisasi bursa transfer

Robert Alberts minta PSSI tetapkan standarisasi bursa transfer

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Seharusnya ada informasi yang jelas mengenai jadwal bursa transfer, juga tentang standar yang ditentukan
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts meminta PSSI untuk menetapkan standarisasi bursa transfer kapan akan kembali dibuka merespon ditundanya kompetisi Liga 1 Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan.

"Seharusnya ada informasi yang jelas mengenai jadwal bursa transfer, juga tentang standar yang ditentukan pemain dari kasta apa yang boleh didatangkan," ujar Robert Alberts dikutip dalam laman resmi klub, Rabu.

Alberts mengaku bingung dengan dengan kejelasan kompetisi saat ini. Belum ada informasi yang detail perihal kapan liga akan kembali dimulai sehingga berpengaruh pada internal tim.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung nilai timnya alami penurunan motivasi

Apalagi saat kompetisi kembali ditangguhkan banyak pemain yang hengkang dari klub dengan berbagai alasan; ada yang tak sepakat nilai kontrak maupun tidak bisa kembali ke Indonesia. Terlebih beberapa waktu lalu banyak tim yang meminta bursa transfer segera dibuka dan pada akhirnya PSSI dan PT LIB membuka keran transfer.

"Tidak ada yang tahu kapan. Tapi beberapa klub meminta untuk kembali dibuka. Sebelumnya, cukup jelas bursa transfer dibuka bulan Desember, itu pun kalau liga mulai awal Oktober kemarin," katanya.

Sebelumnya, Alberts juga meminta PSSI dan operator kompetisi bisa cermat mengambil kebijakan terutama perihal opsi format dua wilayah jika kompetisi terpaksa harus dilanjutkan pada Januari 2021.

Baca juga: Pelatih Persib minta PSSI cermat ambil kebijakan soal opsi dua wilayah

Menurutnya, bakal ada kebingungan jika kompetisi dibagi dalam format dua wilayah. Persib yang dalam tiga pertandingan awal meraih poin sempurna tentu tak ingin hilang secara percuma.

Robert menuntut PSSI dan PT LIB untuk bersikap bijaksana tanpa ada satupun klub yang merasa dirugikan dalam merancang format lanjutan liga.

"Saya kira banyak hal yang harus dipikirkan. Tapi, itu bagus. Semua orang bisa fokus kepada liga walau dimulai dengan sistem berbeda. Ini harus dipertimbagkan karena Persib tim yang mempimpin klasemen. Bila liga dimulai dengan format baru, tentunya akan berubah," kata dia.

Baca juga: Pelatih Persib duga ada skandal di balik dibukanya jendela transfer
Baca juga: Rahmad Darmawan setuju jendela transfer dibuka lebih awal
Baca juga: PSSI beri keleluasaan klub Liga 1 datangkan pemain baru

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkot Bandung izinkan Persib gelar pertandingan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar