Dubes RI terima penghargaan anti narkoba dari Kepolisian Kolombia

Dubes RI terima penghargaan anti narkoba dari Kepolisian Kolombia

Duta Besar RI untuk Kolombia, Priyo Iswanto, menerima penghargaan anti narkoba Mayor Wilson Quintero Martinez dari Kepolisian Nasional Kolombia atas jasa dan kontribusi dalam kerja sama anti narkotika kedua negara. (ANTARA/HO-KBRI Bogota)

Saat penyerahan penghargaan, jenderal bintang tiga tersebut menyampaikan bahwa Dubes Priyo Iswanto dinilai telah berhasil dan berperan nyata dalam meningkatkan kerja sama dalam memerangi narkoba antara kedua negara
Jakarta (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Kolombia Priyo Iswanto menerima Penghargaan Mayor Wilson Quintero Martinez dari Kepolisian Nasional Kolombia atas jasa dan kontribusi bagi kerja sama memerangi  narkoba di kedua negara.

Dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar RI (KBRI) Bogota yang diterima di Jakarta, Kamis, dikatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada Dubes Priyo oleh Kepala Direksi Antinarkotika Kepolisian Nasional Kolombia, Mayor Jenderal Jorge Luis Ramirez, atas kontribusinya dalam kerja sama direksi tersebut dengan Badan Narkotika Nasional Indonesia dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Saat penyerahan penghargaan, jenderal bintang tiga tersebut menyampaikan bahwa Dubes Priyo Iswanto dinilai telah berhasil dan berperan nyata dalam meningkatkan kerja sama dalam memerangi narkoba antara kedua negara,” demikian KBRI Bogota.

Baca juga: Dubes RI dapat penghargaan dari pers Kolombia
Baca juga: Dubes RI untuk Kolombia terima Francisco de Paula Santanders


Dubes Priyo Iswanto merupakan duta besar asing pertama yang menerima penghargaan tersebut. Pada kesempatan yang sama, penghargaan serupa juga diberikan kepada Dubes Kolombia untuk Indonesia, Juan Camillo Valencia dalam acara penyerahan yang sederhana dan khidmat dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Menurut Priyo, penghargaan tersebut merupakan penghargaan bagi bangsa Indonesia, sebagai cerminan kuatnya komitmen kerja sama Indonesia dan Kolombia untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

“Indonesia kini sudah menjadi pasar bagi narkoba dan sekarang kita dihadapkan pada persoalan munculnya zat psikoaktif baru yang jumlahnya ratusan dan belum masuk dalam daftar serta belum ada aturan penggunaannya, dan oleh karenanya kerja sama antarnegara khususnya oleh Direksi Antinarkotika Kolombia dan Badan Narkotika Nasional perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Adapun kerja sama antara kedua badan tersebut telah berjalan sejak tahun 2016 dengan upaya untuk memerangi produksi, pengolahan, dan peredaran narkoba, dan kedua institusi terus meningkatkan kerja sama melalui forum multilateral dan bilateral.

Penguatan kerja sama bilateral ditandai dengan kunjungan Kepala Direksi Antinarkotika Mayjen Jorge Ramirez ke Indonesia pada Oktober 2019, dilanjutkan dengan partisipasi dua orang Polisi Kolombia dalam International Training on Narcotics Enforcement pada November 2019 di Jakarta.

Baca juga: Indonesia akan hadiahkan Gong Perdamaian untuk Kolombia
Baca juga: Indonesia mitra strategis hubungan dagang dengan Kolombia


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BNN dan Dishub Cilegon ajak juru parkir kampanyekan anti narkoba

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar