Laporan dari Kuala Lumpur

Malaysia catatkan 1.228 kasus baru COVID-19

Malaysia catatkan 1.228 kasus baru COVID-19

Seorang pemadam kebakaran memakai alat pelindung diri (APD) menyemprotkan disinfektan di sebuah pasar, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Putrajaya, Malaysia, Kamis (15/10/2020). REUTERS/Lim Huey Teng/hp/cfo (REUTERS/LIM HUEY TENG)

Ini juga adalah hasil usaha gigih dalam menjalankan deteksi kasus secara aktif di Sabah
Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga 24 Oktober 2020 pukul 12:00 tengah hari kasus harian COVID-19 mencapai 1.228 orang sehingga menjadikan jumlah kasus positif di Malaysia adalah sebanyak 25.742 kasus.

"Jumlah kasus aktif yang terjangkit COVID-19 adalah 8.966 kasus. Mereka telah diasingkan dan diberi perawatan," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia KKM, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Sabtu.

Negera Sabah telah mencatatkan jumlah kasus tertinggi yaitu 889 kasus (72.4 persen).

"Ini adalah jumlah tertinggi dicatat oleh Sabah meskipun jumlah ini tinggi buat masa sekarang masih terdapat kapasitas tempat tidur di rumah sakit serta Pusat Karantina dan Perawatan COVID-19 Berisiko Rendah (PKRC) untuk menampung jumlah kasus positif. Ini juga adalah hasil usaha gigih dalam menjalankan deteksi kasus secara aktif di Sabah," katanya.

Sedangkan negara bagian di Lembah Klang mencatatkan sebanyak 95 kasus (7.7 persen dari jumlah keseluruhan kasus).

"Dari 95 kasus baru, 29 kasus (30.5 persen) adalah dari klaster-klaster yang ada dan baru. Negara bagian-negara bagian ini dan Sabah telah melaksanakan Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (PKPB)," katanya.

Pada kesempatan yang sama Crisis Preparedness and Response Centre (CPRC) Kebangsaan melaporkan terdapat pertambahan tujuh kasus kematian berkaitan COVID-19 sehingga jumlah total kematian 221 kasus.


Baca juga: Sultan Abdullah diskusikan usulan kabinet dengan raja-raja Melayu

Baca juga: PM Malaysia menghadap raja minta pengesahan UU Covid-19

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BNN Kepri ungkap peredaran 33 kilogram sabu asal Malaysia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar