"TRESE", serial animasi pertama dari BASE Entertainment

"TRESE", serial animasi pertama dari BASE Entertainment

Serial animasi "TRESE" (ANTARA/Ho)

Jakarta (ANTARA) - BASE Entertainment mengumumkan serial animasi pertama produksinya yang berjudul "TRESE", sebuah adaptasi dari novel grafis Filipina terkenal dengan judul sama.

Melalui keterangan resminya, "TRESE" bercerita tentang Alexandra Trese, seorang detektif supranatural di mana dia menemukan dirinya akan berhadapan dengan dunia kriminal bawah tanah yang dikendalikan oleh makhluk gaib yang jahat.

Serial animasi ini berlatar di Manila, di mana makhluk mitos cerita rakyat Filipina hidup bersembunyi di antara manusia.

Baca juga: "A Whisker Away" kisahkan cinta dan jati diri lewat animasi cantik

"TRESE" sendiri merupakan novel grafis yang diciptakan oleh Budjette Tan dan KaJO Baldisimo. Shanty Harmayn dan Tanya Yuson dari BASE Entertainment akan menjadi produser untuk serial ini.

Sementara itu, Jay Oliva, filmmaker kawakan yang dikenal lewat film "Batman: The Dark Knight Returns", "Justice League: The Flashpoint Paradox" akan bergabung dalam proyek ini sebagai sutradara dan Executive Producer.

"TRESE" menjadi salah satu judul yang diumumkan di acara live stream Netflix Anime Festival 2020 yang bertema "The Future of Anime, Together".

Netflix Anime Festival 2020 merupakan presentasi konten anime terbaru dari seluruh dunia yang akan tayang di platform Netflix.

Ada sekitar 16 judul anime original terbaru dan beberapa diantaranya siap tayang di tahun 2021, seperti "Resident Evil Infinite Darkness", "Godzilla Singular Point", "Pacific Rim: The Black", "High-Rise Invasion", dan "TRESE".

BASE Entertainment sendiri telah mengerjakan beberapa proyek film seperti "Perempuan Tanah Jahanam", "Guru-Guru Gokil", "Bebas", "Ku Lari ke Pantai", "The East" dan "Akhirat: A Love Story".

Baca juga: "Over the Moon", film animasi keluarga untuk akhir pekan

Baca juga: Netflix siarkan serial animasi "Resident Evil" dan "Transformer"

Baca juga: Guillermo del Toro buat film animasi "Pinocchio" di Netflix


Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar