Jangan remehkan CSR, pakar dan pelaku bisnis ungkap manfaatnya

Jangan remehkan CSR, pakar dan pelaku bisnis ungkap manfaatnya

Webinar webinar Majalah MIX bertajuk "Social Marketing for Sustainable CSR” di Jakarta, Rabu, yang dihadiri Chairman Indonesia CSR Society Gunawan Alif (kiri), Head of Corporate Communication PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) Viya Arsawireja (kanan), dan Pemimpin Redaksi Majalah MIX MarComm Lis Hendriani (tengah). ANTARA/Risbiani Fardaniah.

CSR ini kegiatan investasi pada perusahaan, bagaimana perusahaan membangun kepercayaan
Jakarta (ANTARA) - Pakar dan pelaku bisnis terkemuka di Indonesia mengungkapkan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan kegiatan dan keputusan strategis perusahaan yang berdampak pada citra dan produk.

"CSR adalah sebuah keputusan strategis," kata Chairman Indonesia CSR Society Gunawan Alif pada webinar Majalah MIX bertajuk "Social Marketing for Sustainable CSR” di Jakarta, Rabu.

Karena itu, lanjut dia, perusahaan yang menjadikan CSR sebagai keputusan strategis akan membuat anggaran kegiatan atau investasi yang strategis pula untuk memperkuat brand dan produk mereka.

Besarannya, menurut Gunawan, tidak bisa dibatasi dengan berapa persen dari profit, tapi dilihat dari seberapa penting investasi CSR itu dilakukan oleh perusahaan.

Hal senada dikemukakan Head of Corporate Communication PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) Viya Arsawireja. "CSR ini kegiatan investasi pada perusahaan, bagaimana perusahaan membangun kepercayaan (konsumen/publik)," katanya.

Viya mengatakan kegiatan CSR yang dilakukan Panasonic di Indonesia, seperti lampu surya, air bersih, dan program melawan sampah, berdampak pada citra merek perusahaan dan produk Panasonic, karena kegiatan yang dilakukan juga terkait dengan produk- produk elektronik perusahaan tersebut serta disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan program pemerintah.

"Besarnya, minimum mengikuti undang-undang," kata Viya.

Baca juga: Forum CSR Jakarta: Perusahaan terus salurkan bantuan selama pandemi

Sementara itu CEO Ivosights Elga Yulwardian memaparkan dampak CSR pada era disrupsi saat ini ketika pandemi COVID-19 mengubah perilaku konsumen dalam mendapatkan informasi, yang lebih banyak lewat saluran digital.

Oleh karena itu, kata dia, dampaknya terhadap Return on Investment (ROI) juga lebih bisa terukur, terutama dari sisi revenue (pendapatan), reputasi, rekruitmen, retensi, relationship.

"Bisa saja misalnya kalangan milenial bangga kerja di Gojek karena program CSR-nya yang memberi beasiswa bagi anak pengemudi," katanya.

Pemimpin Redaksi Majalah MIX MarComm Lis Hendriani menambahkan bahwa CSR kini tidak sekedar memberi bantuan langsung. "Ada yang lebih powerfull yaitu social marketing," katanya.

Karena itulah pada Program “Indonesia’s Best Corporate Sustainability Initiatives 2020” yang diselenggarakan Majalah MIX ada dua kategori penghargaan yaitu Digital Cause Promotion dan Digital Social Marketing.

"Ini merupakan kampanye perubahan perilaku masyarakat yang diamplifikasi di media sosial. Untuk mengukurnya, kami bekerja sama dengan Ivosights menggunakan Ripple10 Digital Listening Tool,” kata Lis.

Sejumlah nama besar yang meraih penghargaan antara lain Panasonic Gobel Indonesia, Astra International, Sharp Electronics Indonesia, Astra Honda Motor, Toyota Astra Motor, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Sinar Mas Land, Kimia Farma, dan Unilever Indonesia.

Baca juga: Pertamina lakukan CSR pemberian makanan tambahan bagi anak usia dini

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Normalisasi Teluk Lamong untuk alur khusus nelayan 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar