Warga pesisir Lebak diminta BPBD Banten waspadai gelombang enam meter

Warga pesisir Lebak diminta BPBD Banten waspadai gelombang enam meter

Gelombang tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi BantenĀ  memperingatkan masyarakat pesisir selatan Kabupaten Lebak agar mewaspadai gelombang tinggi hingga mencapai enam meter dan bisa menimbulkan kecelakaan laut. ANTARA/Mansyur Suryana.

Kami minta nelayan, warga setempat juga wisatawan tidak melakukan kegiatan di sekitar pesisir pantai
Lebak, Banten (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memperingatkan masyarakat pesisir selatan di Kabupaten Lebak agar mewaspadai gelombang tinggi hingga mencapai enam meter dan bisa menimbulkan kecelakaan laut.

"Kami minta nelayan, warga setempat juga wisatawan tidak melakukan kegiatan di sekitar pesisir pantai," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Provinsi Banten Sumardi di Posko Kesiapsiagaan Bencana wilayah selatan Lebak, Jumat.

Potensi gelombang di pesisir selatan Lebak cukup tinggi, yakni menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), berkisar antara empat sampai enam meter juga disertai tiupan angin kencang, bahkan mengeluarkan suara bergemuruh.

Cuaca buruk seperti itu, kata dia, tentu cukup membahayakan dan dapat menimbulkan kecelakaan laut.

BPBD Banten terus mengoptimalkan pemantauan di sekitar pesisir selatan Lebak, yang berdasarkan laporan BMKG bahwa fenomena La Nina akan berlangsung sampai April 2021.

Fenomena La Nina ditandai gelombang tinggi, curah hujan meningkat disertai tiupan angin kencang.

Untuk mengurangi risiko kebencanaan BPBD Banten kini mendirikan Posko Kesiapsiagaan bencana yang berlokasi di Villa Hejo Kiara Payung Kecamatan Panggarangan.

"Kami menjalin kerja sama dengan relawan, TNI, Polri, Rafi dan masyarakat untuk mengendalikan bencana jika sewaktu-waktu terjadi pada fenomena La Nina itu," katanya .

Menurut dia, BPBD Banten kini menyampaikan peringatan pada masyarakat, wisatawan dan nelayan agar tidak melakukan aktivitas di sekitar pesisir selatan Lebak.

Sebab, ketinggian gelombang dan angin kencang sangat mengancam keselamatan jiwa.

Selama ini, pesisir selatan Lebak kurang bersahabat karena berhadapan dengan Perairan Samudera Hindia.

BPBD Banten juga sudah menyampaikan kepada pemilik wisata di Pantai Binuangeun, Panggarangan, Sukamaju, Bagedur, Cihara, Bayah, Pulau Manuk, Panggarangan, Sawarna hingga Tanjung Panto agar meningkatkan waspada ancaman gelombang tinggi.

Begitu juga wisatawan diimbau tidak berenang di sekitar pantai selatan karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.

"Kami menerima laporan sore ini gelombang di pesisir selatan Lebak cukup tinggi," demikian Sumardi.

Baca juga: Tim evakuasi sisir nelayan hilang diterjang gelombang tinggi di Lebak

Baca juga: Tak bisa melaut, nelayan di Lebak-Banten kembali terlilit utang

Baca juga: BPBD Lebak ingatkan pelayaran mewaspadai gelombang tinggi

Baca juga: Warga Jakarta hilang diterjang ombak selatan Lebak

Pewarta: Mansyur Suryana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BMKG : Fenomena La Nina sebabkan curah hujan lebih tinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar