Wisata minat khusus arung jeram di Bengkayang diluncurkan

Wisata minat khusus arung jeram di Bengkayang diluncurkan

Kegiatan arung jeram di Riam Panggar, Bengkayang. ANTARA/HO-Aspri.

Kabupaten Bengkayang memiliki kekayaan alam baik pantai, bukit maupun riam yang dapat dikembangkan untuk tujuan wisata. Satu di antaranya arung jeram di Riam Panggar ini
Pontianak (ANTARA) - Destinasi wisata minat khusus arung jeram di Riam Pangar di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, diluncurkan sebagai upaya pemerintah setempat memanfaatkan potensi untuk kemajuan daerah itu.

"Kabupaten Bengkayang memiliki kekayaan alam baik pantai, bukit maupun riam yang dapat dikembangkan untuk tujuan wisata. Satu di antaranya arung jeram di Riam Panggar ini," ujar Pj Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman saat dihubungi di Bengkayang, Minggu.

Yohanes menyebutkan wisata alam memiliki peminat yang cukup tinggi dibandingkan dengan wisata dalam gedung. Sehingga apabila dikelola dengan baik akan memberikan dampak yang positif.

"Membangun rekonstruksi wisata desa membutuhkan sumbangsih masyarakat desa. Membangunnya gampang, yang menjadi masalah adalah mampukah kita mengelola dan memelihara tempat wisata agar tetap semakin ramai dan asri," ucap Yohanes.

Mengenai BUMDes yang mengelola potensi desa, kata dia, jika dikelola dengan baik maka akan sangat bermanfaat bagi pembangunan desa. BUMDes merupakan upaya pemerintah supaya usaha kemandirian bagi masyarakat desa.

"Saya berharap dengan telah diluncurkannya destinasi arung jeram jangan hanya sebagai cerita tetapi harus tetap dipelihara dan dijaga kelestariannya hingga di kemudian hari," pinta Yohanes.

Arum jeram yang dikelolah Bumdes terletak di Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. Dalam peluncuran selain dihadiri Pjs Bupati Bengkayang juga dihadiri Kadissporapar Kalbar Windi Priastuti, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Wakil Ketua Dewan DPRD kabupaten Bengkayang, kadis Porapar Kabupaten Bengkayang, Camat Sanggau Ledo, Kapolsek, Banbinsa, Kepala Desa Pisak, Para Pecinta Arum Jeram serta para tamu.

Kades Pisak, Rantau mengatakan bahwa BUMDes Niut Raya yang megelola destinasi tersebut terbentuk pada tahun 2018 atas inisiatif kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh aat.

Keberadaan BUMDes ini diharapkan menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi Desa dengan berbasis ekonomi lokal desa dengan segala kebutuhan fasilitas dan infrastruktur desa.

"Berawal dari terisolirnya Desa Pisak sampai menjadi sebuah motivasi, bagaimana sebuah desa berinovasi untuk bergerak menuju sebuah kemandirian desa yang bertumpu pada potensi-potensi yang bisa menjadi pendapatan asli desa( PADes)," kata dia.

Adapun visi dan misi dari BUMDes Niut Raya adalah menjadi lembaga usaha desa yg sehat, berkembang, dan terpercaya yang berdaya saing guna mewujudkan kemandirian desa di segala bidang.

"Misi dari BUMDes adalah melakukan peningkatan ekonomi masyarakat dengan berbasis potensi asli desa. Dengan memiliki daya saing kita dapat mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera," kata dia.

Baca juga: Disporapar Bengkayang maksimalkan potensi destinasi wisata arung jaram

Baca juga: Bukit Sepancong Bengkayang makin diminati wisatawan, begini pesonanya

Baca juga: Wisata rafting di Kalbar masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020

Pewarta: Dedi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Saluran Irigasi disulap jadi arena arung jeram

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar