Liga Champions

Berkat Corona, Porto kantongi tiga poin penuh lawan Marseille

Berkat Corona, Porto kantongi tiga poin penuh lawan Marseille

Pemain sayap Porto Jesus Corona (tengah) berusaha melewati hadangan gelandang Marseille Boubacar Kamara dalam lanjutan Grup C Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Selasa (3/11/2020) waktu setempat. ANTARA/AFP/Carlos Costa.

Jakarta (ANTARA) - Porto mengantungi tiga poin penuh dari laga melawan Marseille dengan kemenangan 3-0 berkat penampilan gemilang pemain sayap Jesus Corona dalam laga ketiga Grup C Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Selasa waktu setempat.

Kendati namanya tak tercatat langsung di papan skor, Corona terlibat dalam semua gol yang dicetak Porto pada pertandingan tersebut.

Gol pembuka Porto yang lahir hanya empat menit setelah kick off bermula dari umpan tarik matang kiriman Corona yang diselesaikan dengan sederhana oleh Moussa Marega.

Pada menit ke-27 Corona dilanggar oleh Jordan Amavi di dekat area tiang jauh gawang Marseille sehingga wasit menghadiahkan tendangan penalti. Sergio Oliveira yang jadi algojo melepaskan eksekusi penalti kencang, tak terjangkau kiper Steve Mandanda.

Baca juga: Gabriel Jesus kembali untuk bantu Manchester City bekuk Olympiakos

Corona kembali memainkan peran penting ketika Porto memperoleh gol ketiganya pada menit ke-69 saat memimpin sebuah serangan balik dan mengakhirinya dengan umpan tumit nan cermat untuk diselesaikan dengan sepakan keras Luiz Diaz ke gawang Marseille.

Pemain berkebangsaan Meksiko itu hampir melengkapi penampilan gemilangnya dengan sebuah gol enam menit menjelang bubaran, sayang dia melepaskan tembakan yang terlalu keras dan bola melayang di atas mistar gawang.

Kubu tim tamu sebetulnya punya kesempatan emas mengubah alur pertandingan ketika memperoleh hadiah tembakan 12 pas pada menit kedelapan tetapi eksekusi sang kapten Dimitri Payet malah mendaratkan bola ke tribun penonton.

Wasit Antonio Miguel Mateu sempat memberi hadiah tendangan penalti lagi untuk Marseille pada menit ke-33 atas Mateus Uribe melakukan pelanggaran handball. Tetapi setelah meninjau tayangan ulang dia membatalkan keputusannya karena ternyata bola mengenai wajah Uribe dan bukan tangannya.

Marega juga sempat menjebol gawang Marseille untuk kedua kalinya pada menit ke-30, tetapi gol itu dianulir karena hakim garis sudah mengangkat bendera pertanda offside.

Porto mantap pada posisi kedua dengan enam poin, sedangkan Marseille yang masih tanpa poin dari tiga pertandingan kian terpaku ke posisi juru kunci, demikian catatan laman resmi UEFA.

Laga lanjutan Liga Champions baru dimainkan lagi akhir November selepas jeda internasional, tetapi akhir pekan ini kedua tim bakal main dalam pertandingan liga domestik masing-masing.

Porto bakal menjamu Portimonense pada Minggu, sedangkan Marseille melawat ke markas Strasbourg dua hari sebelumnya.

Baca juga: Dusan Tadic cemerlang bawa Ajax menang 2-1 atas Midtjylland
Baca juga: Rodrygo menjadi penentu kemenangan saat Real taklukkan Inter


Susunan pemain:

Porto (4-3-3): Agustin Marchesin; Wilson Manafa, Chancel Mbemba, Malang Sarr, Zaidu Sanusi; Otavio (Mehdi Taremi), Mateus Uribe, Sergio Oliveira (Marko Grujic); Jesus Corona (Fabio Vieira), Moussa Marega (Romario Baro), Luis Diaz (Shoya Nakajima)
Pelatih: Sergio Conceicao

Marseille (4-4-2): Steve Mandanda; Hiroki Sakai, Alvaro Gonzalez, Duje Caleta Car, Jordan Amavi; Morgan Sanson (Mickael Cuisance), Boubacar Kamara (Kevin Strootman), Valentin Rongier, Dimitri Payet (Luis Henrique); Florian Thauvin (Marley Ake), Dario Benedetto (Valere Germain)
Pelatih: Andre Villas-Boas

Baca juga: Diogo Jota cetak tiga gol antar Liverpool babat Atalanta 5-0
Baca juga: Lokomotiv Moscow tahan imbang tamunya Atletico Madrid 1-1
Baca juga: Gladbach pesta setengah lusin gol ke gawang Shakhtar Donetsk

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar