Produk digital terlaris di "warung" Mitra Tokopedia

Produk digital terlaris di "warung" Mitra Tokopedia

Ilustrasi aplikasi Mitra Tokopedia. (ANTARA/Tokopedia)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan e-dagang Tokopedia, mengungkapkan bahwa produk digital seperti pulsa hingga pembayaran tagihan listrik, air dan BPJS menjadi yang terlaris selama dua tahun belakangan di ekosistem Mitra Tokopedia yang melibatkan pegiat usaha tradisional seperti warung dan toko kelontong.

"Produk digital yang paling laris di Mitra Tokopedia selama pandemi adalah pulsa dan paket data, token listrik, PDAM, BPJS dan voucher game," ungkap Head of New Retail Tokopedia, Doni Nathaniel Pranama, melalui keterangannya, Rabu.

Doni menambahkan, pihaknya terus mendorong pegiat usaha tradisional termasuk pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya untuk mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi.

“Kami telah membantu jutaan pegiat usaha tradisional melayani lebih dari 50 juta masyarakat di lebih dari 500 kota/kabupaten di Indonesia. Ini menjadikan aplikasi Mitra Tokopedia sebagai platform pengalaman berbelanja O2O dengan cakupan paling luas di Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Penjualan perabot rumah di Tokopedia meningkat

Baca juga: Porsche rambah penjualan daring di Tokopedia


Menurut Doni, banyak keuntungan yang bisa diraih pelaku usaha tradisional yang beralih ke digital.

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap ribuan Mitra pada Oktober 2020, hampir 80 persen pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya yang bergabung menjadi Mitra Tokopedia meraih keuntungan tambahan lebih dari dua kali lipat.

Lebih lanjut, Mitra dapat meraih lebih banyak pelanggan secara luas, menambah jumlah dan jenis produk di warung, hingga efisiensi usaha melalui sejumlah fitur tambahan seperti fitur grosir.

Data internal Tokopedia mencatatkan hampir 100 persen Mitra Tokopedia menghemat biaya transportasi lebih dari Rp50 ribu per minggu dengan memanfaatkan fitur grosir di aplikasi Mitra Tokopedia.

Selain itu, Doni mengatakan bahwa digitalisasi warung juga berdampak pada para penjual yang bisa berdagang tanpa harus keluar rumah, melek teknologi, dan mandiri secara finansial.

Hampir 25 persen dari Mitra Tokopedia masih tetap bisa mendapatkan pemasukan bulanan walaupun sudah tidak bekerja lagi sebagai karyawan, dan lebih dari 35 persen Mitra sudah memanfaatkan transaksi non-tunai/dompet digital.

Doni menambahkan, Gerakan Warung Nasional (GWN) yang sudah diadakan dua tahun berturut-turut, untuk memajukan ekosistem warung sebagai bagian dari UMKM yang menyokong lebih dari 60 persen perekonomian Indonesia.

Melalui inisiatif ini, Mitra Tokopedia menghadirkan tiga pilar kegiatan, yaitu mengenalkan aplikasi Mitra Tokopedia kepada masyarakat luas, terutama kepada yang kehilangan pekerjaan karena pandemi, untuk membuka usaha Payment Point Online Bank (PPOB) dan warung.

Kedua, menghadirkan promo menarik di aplikasi untuk meningkatkan penghasilan, dan menghadirkan berbagai konten edukasi untuk memperlengkapi para pemilik warung maupun masyarakat yang kehilangan pekerjaan agar dapat berwirausaha.

Baca juga: Pekan Kebudayaan Nasional, Kemendikbud luncurkan Pasarbudaya daring

Baca juga: Kiat dekorasi rumah nyaman untuk "WFH"

Baca juga: Minimalis dan multifungsi jadi konsep hunian favorit milenial

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Semua serba "online" sudah amankah data pribadi Anda ?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar