Menkes: satu warga Paris terinfeksi COVID-19 setiap 30 detik

Menkes: satu warga Paris terinfeksi COVID-19 setiap 30 detik

Dokumentasi - Warga memakai masker pelindung menunggu di luar lokasi tes penyakit virus corona (COVID-19) di Paris, Prancis, Senin (14/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/hp/cfo/am.

Kami ingin menyelamatkan Paris dan rakyat Prancis dan kami melakukannya dengan tekad dan konsistensi,
Paris (ANTARA) - Seorang warga Paris terinfeksi COVID-19 setiap 30 detik, sementara setiap 15 menit ada warga Paris yang tiba di rumah sakit akibat penyakit tersebut, kata menteri kesehatan Olivier Veran pada Selasa.

Veran menyampaikan komentar tersebut kepada Radio RTL sebagai tanggapan atas tuntutan Wali Kota Paris Anne Hidalgo untuk membuka toko buku kecil dan toko kecil lainnya untuk mencoba menjaga laju perdagangan dan aktivitas sosial terus berjalan meskipun ada penguncian (lockdown) baru di Prancis.

Namun, Veran mengatakan langkah pembukaan seperti itu terlalu berisiko mengingat tingkat infeksi COVID-19 yang tinggi di ibu kota Prancis.

"Dia (Anne Hidalgo) tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 15 menit, di rumah sakit Paris, ada orang sakit yang dirawat karena COVID-19. Dia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa setiap 30 detik, ada warga Paris yang terkontaminasi," kata Veran.

"Kami ingin menyelamatkan Paris dan rakyat Prancis dan kami melakukannya dengan tekad dan konsistensi," ujar dia.

Prancis melaporkan rekor 52.518 kasus baru COVID-19 pada Senin, sementara jumlah korban jiwa akibat COVID-19 di negara itu naik 416 menjadi 37.435.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Indonesia kecam keras pernyataan Presiden Perancis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar