Rektor : Lulusan UT banyak lolos CPNS karena kurikulum semakin baik

Rektor : Lulusan UT banyak lolos CPNS karena kurikulum semakin baik

Rektor Universitas Terbuka Prof Ojat Darojat dalam wisuda Pokjar Universitas Terbuka Korea Selatan secara daring yang dipantau dari Jakarta, Sabtu (10/10). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Ojat Darojat MBus PhD mengatakan banyaknya lulusan UT yang lolos CPNS 2019 mencerminkan kualitas kurikulum UT yang semakin baik.

"Bahan ajar yang dikembangkan, layanan bantuan belajar yang diselenggarakan serta kegiatan evaluasi hasil belajar yang dirancang, telah memungkinkan setiap lulusan UT memperoleh pengalaman kuliah yang optimal sesuai dengan profil kualitas lulusan yang diharapkan, " ujar Ojat dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Baca juga: UT sediakan modus pembelajaran berbasis web

Baca juga: Mendikbud: UT menjadi contoh kampus akselerasi penggunaan teknologi


Bahan ajar, kualitas proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar di UT dikawal secara jelas dan tegas serta dikendalikan melalui sistem penjaminan kualitas internal yang sangat ketat, sehingga mutu lulusan UT sangat terjamin

"Mereka adalah orang-orang terpilih yang telah sukses menghadapi berbagai kendala dan rintangan dalam belajar jarak jauh. Keberhasilan setiap mahasiswa UT sangat tergantung pada upaya dan kerja keras mereka sendiri dengan dukungan penuh UT," tambah dia.

Untuk mendukung kesuksesan belajar mahasiswa, UT juga telah melakukan beragam terobosan dengan menyediakan beragam kegiatan ekstra kurikuler, seperti pelatihan dan workshop keterampilan belajar jarak jauh, mengedukasi mahasiswa untuk meningkatkan literasi dalam bidang komputer dan internet sebagai kebutuhan utama hidup di era revolusi industri 4.0.

Begitu pula dengan kegiatan-kegiatan Disporseni untuk menyalurkan bakat dan minat mahasiswa.

Makna berikutnya bagi UT, banyaknya lulusan UT yang diterima sebagai CPNS juga mencerminkan mutu pendidikan di UT yang terstandar dan dapat diimplementasikan dengan baik di seluruh pelosok Nusantara.

Nilai akhir mata kuliah yang diperoleh oleh mahasiswa di Pulau Jawa akan sama kualitas dan maknanya dengan nilai akhir mata kuliah yang diperoleh oleh mahasiswa UT yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta kepulauan terpencil.

"Dalam konteks inilah, UT hadir sebagai instrumen strategis Pemerintah untuk pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas di seluruh Tanah Air," ucapnya.

Baca juga: Wapres dorong UT dapat tingkatkan APK pendidikan tinggi

Lowongan CPNS yang ada di daerah merupakan ajang bagi para alumni lulusan UT untuk berkompetisi dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya.

Dia menjelaskan banyaknya lulusan UT yang diterima menjadi CPNS, ini juga mencerminkan kapasitas UT yang mampu menerima jumlah mahasiswa yang besar (daya tampung) tanpa mengorbankan kualitas.

Dengan bantuan teknologi dan model penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan UT saat ini memungkinkan UT membantu Pemerintah dan masyarakat menyediakan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing pada level nasional dan global.

Namun demikian, Ojat menegaskan keberhasilan itu semua bukan semata-mata karena hasil kerja UT sendiri, tetapi karena adanya sinergi dan dukungan semua pihak terutama mitra kerja UT baik di pusat maupun di daerah.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis data jumlah peserta yang lolos tes calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019. Dari jumlah 138.791 peserta yang lulus, sekitar 9.436 diantaranya merupakan alumni UT.

Baca juga: Pandemi COVID-19 ajang kampus berkolaborasi dalam PJJ

Baca juga: Universitas Terbuka selenggarakan wisuda secara daring

Pewarta: Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar