Ada 60 tambahan baru, posiif COVID-19 di Kalbar naik 1.789 kasus

Ada 60 tambahan baru, posiif COVID-19 di Kalbar naik 1.789 kasus

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dr Harisson. ANTARA/Dedi/am.

Hari ini kita kembali mendapat tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru dengan jumlah cukup besar, sebanyak 60 orang, di mana enam orang di antaranya dirawat di rumah sakit,
Pontianak (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalimantan Barat dr Harisson mengatakan bahwa pada Kamis ini provinsi itu mendapat tambahan 60 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga jumlah total keseluruhan kasus naik menjadi sebanyak 1.789 orang.

"Hari ini kita kembali mendapat tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru dengan jumlah cukup besar, sebanyak 60 orang, di mana enam orang di antaranya dirawat di rumah sakit," kata Harisson di Pontianak, Kamis (5/11) 2020.

Ia merinci 60 kasus positif baru tersebut berasal dari Kota Pontianak sebanyak15 orang, Kabupaten Kubu Raya 11 orang, Sintang tiga orang, Mempawah tiga orang, Landak 11 orang, Kapuas Hulu 10 orang, Sambas tiga orang, Ketapang dua orang dan Kota Singkawang dua orang.

Pada Kamis ini juga, kata Harisson, terdapat konfirmasi sembuh sebanyak tujuh orang, yang berasal dari Kabupaten Sintang enam orang dan Kubu Raya seorang.

"Untuk total kasus konfirmasi sampai tanggal 5 November hari ini sebanyak 1.789 orang dengan kasus sembuh :sebanyak1.352 orang atau tingkat kesembuhan sebesar 75,57 persen dan kasus meninggal sebanyak 22 orang," katanya.

Dia menambahkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang diketahui terkonfirmasi COVID-19, katanya, maka pemerintah daerah bisa melakukan langkah pencegahan agar masyarakat yang tertular bisa diperkecil.

"Karena kalau kita tidak melakukan penelusuran kasus COVID-19 maka pemerintah tidak akan mengetahui berapa banyak masyarakat yang tertular dan itu berisiko pada semakin banyaknya masyarakat yang terdampak COVID-19," katanya.

Untuk itu, semua masyarakat dan pihak terkait diajak agar bersama-sama memperkecil penularan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, karena bahaya COVID-19 adalah nyata sehingga masyarakat diminta untuk tidak lengah, demikian Harisson.

Baca juga: Kalbar dapat tambahan 34 kasus positif COVID-19, sebut Dinkes

Baca juga: Perawat meninggal karena COVID-19, RS Untan ditutup sementara

Baca juga: Dua balita, positif COVID-19 Kota Singkawang-Kalbar tambah 13 kasus

Baca juga: Dua nakes positif, COVID-19 di batas RI-Malaysia meningkat 38 orang

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Razia COVID-19 di Kalbar sasar penumpang moda transportasi laut

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar