Tambah 13, positif COVID-19 di Sorong-Papua Barat naik 2.011 kasus

Tambah 13, positif COVID-19 di Sorong-Papua Barat naik 2.011 kasus

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Ruddy Rudolf Lakku. (FOTO ANTARA/ Ernes Kakisina)

Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 13 spesimen menunjukkan semuanya terkonfirmasi positif COVID-19
Sorong (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyatakan ada penambahan 13 pasien baru positif COVUD-19 sehingga jumlah totalnya kini naik menjadi sebanyak 2.011 kasus.

"Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 13 spesimen menunjukkan semuanya terkonfirmasi positif COVID-19," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Jumat.

Selain pasien positif baru, menurut dia, dalam pekan ini ada satu pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia sehingga total pasien meninggal akibat virus tersebut naik menjadi 31 orang.

Menurut dia, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang telah menjalani perawatan hingga sembuh sebanyak 1.732 orang.

Dia mengatakan bahwa masih ada 531 spesimen yang dalam proses pemeriksaan di laboratorium dan masih menunggu hasil.

Kasus infeksi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Kota Sorong, menurut dia, umumnya disebabkan oleh transmisi atau penyebaran lokal.

Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu.

"Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," demikian Ruddy Rudolf Lakku ​​​​​​.

Baca juga: Satgas COVID-19 Sorong pergoki penumpang dari Raja Ampat tanpa izin

Baca juga: Didominasi tanpa masker, denda prokes di Sorong capai Rp21 juta

Baca juga: Ada 37 tambahan, positif COVID-19 Kota Sorong naik 918 kasus

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Stok beras di Papua dan Papua Barat aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar