Apple wajibkan pengembang tempel "label nutrisi" untuk jaga privasi

Apple wajibkan pengembang tempel "label nutrisi" untuk jaga privasi

Apple wajibkan pengembang tempel "label nutrisi" untuk jaga privasi. ANTARA/developer.apple.com.

Jakarta (ANTARA) - Apple telah merilis fitur privasi saat mengumumkan iOS 14, namun konsep "label nutrisi" tidak muncul saat peluncuran sistem operasi terbaru itu pada September.

Kini, dikutip dari The Verge, Sabtu, Apple mengumumkan bahwa pengembang diminta memberikan informasi untuk "label" tersebut mulai 8 Desember.

Seperti label nutrisi normal yang mencantumkan bahan dan kandungan kalori, "label" privasi ini akan memberi pengguna gambaran yang lebih baik tentang apa yang terjadi di dalam aplikasi sebelum pengguna mengunduhnya di App Store iOS atau Mac App Store.

Label tersebut akan mencantumkan informasi yang telah dikumpulkan aplikasi, dan ditampilkan secara visual di halaman aplikasi, layaknya melihat bagian belakang label nutrisi di produk makanan.

Baca juga: Apple perbanyak iPhone model lama, atasi kekosongan stok

Baca juga: Tim Cook Apple dituntut gara-gara penjualan iPhone di China


Sementara pengembang diminta untuk mengungkapkan informasi tersebut sembari merilis dan memperbarui aplikasi, semua informasi yang disediakan akan dilaporkan sendiri oleh pengembang, yang dapat menjadi celah kemungkinan untuk bermain curang.

Situs pengembang Apple memperingatkan bahwa pengembang akan diwajibkan untuk mengungkapkan semua informasi yang mereka dan mitra pihak ketiga kumpulkan dan selalu memperbarui "label" mereka.
Misalnya, jika sebuah aplikasi perlu mengetahui lokasi persis pengguna, maka pengguna akan mengetahuinya bahkan sebelum mengunduhnya. Jika fungsi GPS pernah dihapus dari aplikasi, label baru tersebut harus mencantumkan hal itu.

Apple memang menawarkan beberapa pengecualian jika pengungkapan label ini bersifat opsional, namun yang penting untuk diketahui bahwa jika suatu aplikasi bermaksud melacak pengguna secara konsisten, pengguna akan mengetahuinya sebelum aplikasi tersebut ada di ponsel mereka.

Penyediaan informasi seperti ini merupakan cara yang lebih mudah dipahami untuk memberi tahu pengguna tentang bagaimana tepatnya ponsel mereka digunakan untuk melacak diri mereka.

Apple sudah secara agresif mengelola izin di dalam aplikasi, tetapi label ini bisa menjadi garis pertahanan yang lebih awal. Pengembang dapat mulai mengirimkan informasi aplikasinya saat ini sebelum tenggat waktu 8 Desember.

Baca juga: Fortnite akan kembali ke perangkat Apple lewat "cloud gaming" Nvidia

Baca juga: Apple kekurangan pasokan "chip" iPhone

Baca juga: iPhone 12 Mini paling lambat isi daya jika pakai MagSafe

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar