Laporan dari London

Dubes minta WNI di Swedia tingkatkan kewaspadaan COVID-19

Dubes minta WNI di Swedia tingkatkan kewaspadaan COVID-19

KBRI juga siap membantu WNI yang mengalami masalah kesehatan maupun masalah lainnya yang terkait dengan pandemi Covid-19 melalui hotline KBRI" ujar Dubes Kama. (ANTARA/HO-KBRI)

London (ANTARA) - Dubes RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia, Kamapradipta Isnomo, mengingatkan warga Indonesia di Swedia dan Latvia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pandemi COVID-19 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dianjurkan pemerintah setempat.

Hal itu disampaikan Dubes Kamapradipta Isnomo, dalam acara silaturahmi online dengan masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia dilakukan dengan media Zoom dan Youtube, karena adanya batasan berkumpul oleh Pemerintah Swedia karena alasan pandemi.

Pernyataan Dubes Kamapradipta tersebut seperti dikutip dari Sekretaris Ketiga Pensosbud KBRI Stockholm Fajar Primananda kepada ANTARA London, Senin.

“Sekira memungkinkan agar work from home, hindari kepadatan di transportasi umum dan ruangan tertutup, seperti toko, museum, mall, perpustakaan, ujarnya dan kalau bisa menghindari berbagai kegiatan pertemuan maupun perkumpulan di luar anggota keluarga inti,” ujar Dubes Kama.

KBRI juga siap membantu WNI yang mengalami masalah kesehatan maupun masalah lainnya yang terkait dengan pandemi COVID-19 melalui hotline KBRI" ujar Dubes Kama.

Dalam silaturahmi online masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia dalam rangka perkenalan.

Baca juga: KBRI berkoordinasi untuk perlindungan WNI di negara Nordik

Baca juga: Dubes ajak Gubernur Jabar promosikan kopi Indonesia di Swedia


Dikatakannya dalam penugasannya terdapat beberapa prioritas peningkatan hubungan bilateral, yaitu dalam bidang perekonomian, perlindungan WNI, kerja sama riset dan pendidikan tinggi, serta kesehatan, baik itu terkait dengan penanganan pandemi COVID-19 dan potensi kesehatan lainnya.

Selain melanjutkan Diplomasi Kebudayaan dengan melibatkan WNI di Swedia dan Latvia serta penguatan kerja sama antar-parlemen dan interfaith-relations antara Indonesia, Swedia dan Latvia.

"Penugasan ini merupakan amanah bagi Kami. Segala sesuatu yang baik akan diteruskan dan semoga dengan penugasan ini, dapat terus semakin mempererat dan meningkatkan hubungan bilateral, antara Indonesia dengan Swedia dan juga dengan Latvia" ujar Dubes Kama.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah wakil masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia juga turut menyapa Dubes Kama, yaitu No Limit Ministry, Komunitas Katolik Indonesia di Swedia (KKIS), Persekutuan Reform Injili Indonesia (PRII), Pengajian Al-Ikhlas.

Selain itu ada dari Perkumpulan Banjar Bali, Indonesiska KulturFöreningen Göteborg, Svensk-Indonesiska Sällskapet (SIS), Indonesiska Föreningen Göteborg, Svensk-Indonesiska Bagusföreningen Malmö, perwakilan WNI di Latvia, dan perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Swedia.

Sebelum dilantik menjadi Dubes RI di Swedia dan Latvia, Dubes Kama menjabat sebagai Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang, Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri.

Pada penugasan di luar negeri sebelumnya, Dubes Kama pernah ditempatkan di New York, Jenewa, dan Melbourne.

Baca juga: Swedia sumbang masker, garmen, perabotan untuk Indonesia

Baca juga: KBRI adakan halalbihalal virtual untuk WNI di Swedia, Latvia


Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tanpa karantina wilayah, kesadaran warga Swedia tinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar