Kabaharkam: Program "Kampung Sehat" NTB gagasan yang sangat luar biasa

Kabaharkam: Program "Kampung Sehat" NTB gagasan yang sangat luar biasa

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto memberikan keterangan pers usai mengikuti acara "Kampung Sehat" Awards NTB di Senggigi, Lombok Barat, NTB, Senin (9/11/2020). (ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (ANTARA) - Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto menilai program "Kampung Sehat" Nurut Tatanan Baru merupakan sebuah gagasan yang sangat luar biasa.

"Program ini merupakan implementasi kebijakan Kapolri dalam mengatasi dampak COVID-19. Gagasan ini merupakan bentuk dukungan yang sangat luar biasa dari Kapolda NTB," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam sambutan acara "Kampung Sehat" Awards NTB di Senggigi, Senin.

Dia juga mengapresiasi kerja sama tingkat daerah yang dibangun dengan pihak pemerintah dan juga TNI. Kerja sama dalam pelaksanaan program ini, kata dia, menjadi indikator keberhasilannya.

Baca juga: Kabaharkam minta gandeng influencer sosialisasi protokol kesehatan

"Jadi dapat dikatakan kalau program ini tidak akan terwujud tanpa dukungan seluruh pihak di luar Polri, mulai dari Gubernur NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, dan seluruh jajarannya hingga ke tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.

Pada kesempatannya, Agus mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah beserta seluruh perangkat daerah dan Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang telah membantu kelancaran dari kegiatan ini.

"Karena berkat dukungan dan partisipasi seluruh pihak, masyarakat tidak hanya menangkal virus ini dari pola kesehatan saja, tapi juga mampu menjaga roda perekonomian di tengah pandemi," ucapnya.

Akhir kata, Agus mengharapkan implementasi dari program ini bisa terus berlanjut. Meskipun program "Kampung Sehat" Nurut Tatanan Baru telah usai, namun komitmen untuk bertahan di tengah Pandemi COVID-19 harus tetap terjaga.

"Kita ketahui bersama, virus ini tidak akan hilang, virus ini akan terus ada karena vaksin belum ada. Jadi kami harap, apa yang sudah kita lakukan dalam menanggulangi ancaman COVID-19 ini, bisa terus berlanjut," kata Agus.

"Perkuatlah daya tahan tubuh dengan berolah raga, makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup, dan konsumsi minuman herbal. Dengan begitu daya tahan tubuh kita kuat menangkal virus yang ada di sekeliling kita," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Polri petakan potensi kerawanan wilayah Pilkada Serentak 2020

Ajang perlombaan "Kampung Sehat" Nurut Tatanan Baru diselenggarakan Polda NTB bekerja sama dengan pemerintah dan TNI. Kegiatan yang digelar sejak 19 Juni hingga 9 November 2020 ini diikuti oleh 995 desa dan 143 kelurahan di NTB.

Pada ajang ini, Polda NTB mengumumkan peraih penghargaan sejumlah kategori yang dinilai oleh tim juri dari kalangan akademisi ternama di NTB. Mereka yang mendapatkan penghargaan, diberikan trofi dalam bentuk piala bertanda tangan Kapolri, dan dana pembinaan, serta kendaraan.

Sebagai peraih juara pertama dari kategori desa "Kampung Sehat", diberikan kepada Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

Desa ini terpilih sebagai pemenang karena dinilai telah mengimplementasikan sebuah sistem yang dapat menghidupkan roda perekonomian warga secara mandiri.

Begitu juga dalam membangun kehidupan sosial masyarakatnya terkait penerapan pola pengamanan dan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

Baca juga: Kabaharkam: "Kampung Sehat" harus jadi budaya baru masyarakat NTB
Baca juga: Kabaharkam Polri perkenalkan helm pendeteksi suhu tubuh di Sumut

Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polri gandeng Senkom sebagai pelacak COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar