Pengamat: BUMN Karya ujung tombak pembangunan infrastruktur Indonesia

Pengamat: BUMN Karya ujung tombak pembangunan infrastruktur Indonesia

Ilustrasi - Rangkaian kereta MRT terlihat melintas. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww)

BUMN karya saat ini menjadi ujung tombak terlebih lagi mandatori atau amanat untuk percepatan pemulihan ekonomi diberikan kepada BUMN
Jakarta (ANTARA) - Pengamat infrastruktur Yayat Supriyatna menilai BUMN karya seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA telah menjadi ujung tombak pembangunan infrastruktur Indonesia dalam mempercepat pemulihan ekonomi mengingat kapabilitas, inovasi, dan teknologinya, yang mumpuni.

"BUMN karya saat ini menjadi ujung tombak terlebih lagi mandatori atau amanat untuk percepatan pemulihan ekonomi diberikan kepada BUMN," ujar Yayat saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Baca juga: Analis: Performa WIKA terjaga didukung arus kas yang sehat

Menurut Wakil Ketua Umum The Housing And Urban Development (HUD) Institute tersebut, saat ini BUMN karya betul-betul menjadi ujung tombak pembangunan, inovasi, dan kreativitas.

Hal ini, tentunya sudah banyak terlihat, salah satunya dari sisi pembangunan jalan tol dengan penugasan serta mandat yang diberikan pemerintah kepada BUMN dapat diapresiasi mengingat kecepatan pembangunannya.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dasar dan menjadi kebutuhan bagi percepatan pengembangan wilayah pertumbuhan ekonomi yang menjadi pilar utama pelaksananya adalah BUMN karya.

Di samping itu, pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah Indonesia timur atau kawasan-kawasan yang belum berkembang, BUMN karya menjadi ujung tombak terdepan dalam pembangunan di wilayah ini.

"Kemudian, terkait inovasi dalam pembangunan infrastruktur perhubungan kita melihat bagaimana adanya inovasi dalam bidang konstruksi jalur bawah tanah moda transportasi kereta MRT yang dilakukan oleh BUMN karya seperti WIKA, perlu diapresiasi setinggi-tingginya karena BUMN karya telah menjawab dan menyelesaikan tantangan sulit dalam pembangunan infrastruktur," kata Yayat.

Selain itu, pembangunan moda transportasi MRT yang dilakukan secara kolaboratif antara BUMN karya seperti WIKA dengan perusahaan Jepang menjadi salah bukti juga bahwa BUMN karya dipercaya untuk bersinergi dengan perusahaan dari luar negeri.

"Terus terang saja, BUMN karya merupakan pilar pembangunan Indonesia karena tidak ada lagi yang dapat dipercaya," ujarnya.

Yayat juga menilai BUMN karya seperti WIKA sudah mumpuni dan andal dalam pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia, bahkan hingga dipercaya menangani sejumlah proyek konstruksi penting di luar negeri karena kapabilitas dan inovasi teknologi yang sudah terbukti.

Baca juga: Analis nilai diversifikasi proyek jaga aktivitas bisnis WIKA
Baca juga: WIKA Grup bawa pulang lima penghargaan di BUMN Track Award 2020

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Agar milenial tak mudah terbujuk kelompok radikal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar