Pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 20 orang

Pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 20 orang

Pasien COVID-19 Tanjungpinang dievakuasi ke LPMP Kepri di Kecamatan Toapaya, Bintan. ANTARA/Nikolas Panama/pri.

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Tanjungpinang mencatat jumlah pasien COVID‐19 di ibu kota Kepulauan Riau itu bertambah 20 orang sehingga menjadi 660 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, pasien baru COVID-19 terdiri dari tujuh laki-laki, dan 13 perempuan.

"Pasien COVID-19 yang memiliki gejala 11 orang dan sembilan orang lainnya tidak bergejala," ujarnya.

Total jumlah pasien COVID-19 yang mengalami gejala sebanyak 266 orang memiliki gejala, sedangkan 394 orang tidak bergejala.

Berdasarkan hasil penelusuran tenaga kesehatan, kata dia jumlah warga yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah bertambah satu orang sehingga menjadi 113 orang, sedangkan yang tertular setelah kontak erat dengan pasien COVID-19 bertambah 12 orang sehingga menjadi 427 orang.

Sebanyak dua orang pasien yang tertular COVID-19 tidak memiliki riwayat ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19.

Jumlah pasien yang tertular COVID-19, padahal tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah bertambah tujuh orang sehingga menjadi 118 orang, katanya.

Pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah 13 orang sehingga menjadi 482 orang.

"Pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 18 orang," ujarnya.

Rustam mengemukakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 160 orang. Sebanyak 59 orang masih dirawat di rumah sakit, sementara 69 orang menjalani isolasi mandiri dan 32 orang karantina terpadu.

Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama, tambahnya.

"Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," tuturnya.

Baca juga: Jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang melonjak

Baca juga: Ratusan pasien COVID-19 di Tanjungpinang-Kepri OTG, sebut Dinkes

Baca juga: Seorang remaja jadi pasien COVID-19 terlama dirawat di RSUP Kepri


 

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Korban kebakaran smelter IWIP Halmahera kini 20 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar