ISI Denpasar promosikan objek wisata Desa Pujungan

ISI Denpasar promosikan objek wisata Desa Pujungan

Sejumlah cuplikan video promosi pariwisata Desa Pujungan yang dibuat ISI Denpasar. ANTARA/HO-ISI Denpasar.

Denpasar (ANTARA) - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar berupaya turut aktif mempromosikan pariwisata Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di desa setempat.

"Bentuk pengabdiannya adalah pembuatan video promosi sesuai dengan surat dari Kepala Desa Pujungan, karena memiliki program untuk pengembangan pariwisata desa," kata Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Gede Arya Sugiartha, S.SKar, MHum di Denpasar, Rabu.

Desa Pujungan memiliki sejumlah objek wisata dan salah satunya yang terkenal adalah Air Terjun Blemantung yang sangat eksotis.

Baca juga: Pandemi COVID-19, ISI Denpasar tunda agenda internasional

Baca juga: Bali perlu memiliki protokol pertunjukan seni di masa normal baru


"Kami punya prodi film dan televisi, kami juga punya ISI TV yang nanti bisa membantu Desa Pujungan dan masyarakat Desa Pujungan untuk memenuhi keinginan mereka menjadi salah satu objek wisata. Kami yakin hasilnya memuaskan," ujar Prof Arya.

Pengabdian di Desa Pujungan diawali dari surat permohonan kepala desa untuk meminta bantuan dibuatkan video promosi. Pengembangan potensi pariwisata memang menjadi program prioritas desa yang terkenal dengan hamparan perkebunan komoditas holtikultura tersebut.

Prof Arya berharap setelah hasil video disebar, akan menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Terlebih ketika pandemi COVID-19 sudah berakhir, diharapkan kunjungan wisatawan semakin meningkat dan warga setempat bisa ikut menikmati rezeki dari sektor pariwisata.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak. Semoga kami bisa membantu menyukseskan program pemerintah desa ini," kata Guru Besar Seni Karawitan ISI Denpasar itu.

Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan ISI Denpasar Dr Ni Made Arsiniwati, MSi, mengatakan lembaganya memiliki tujuh pusat, salah satunya pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: ISI Denpasar datangkan sutradara Julie Taymor beri kuliah umum

Oleh karena itu, permintaan Perbekel Desa Pujungan bisa direspons dengan cepat. Setiap desa berhak mengajukan permintaan yang sama di ISI Denpasar.

"Semoga apa yang kami lakukan bisa memberi manfaat bagi seluruh warga desa Pujungan. Kami lakukan upaya terbaik agar ke depan desa ini menjadi salah satu destinasi wisata di Bali," ujar Arsiniwati didampingi Humas I Gede Eko Jaya Utama SE, MM.

Perbekel Pujungan, I Made Wisnu Wijaya, mengucapkan terima kasih kepada tim LP2MPP ISI Denpasar yang memenuhi permintaan masyarakat setempat dengan cepat. Bahkan, selama tiga hari, tim LP2MPP bekerja siang-malam tanpa lelah guna mendapatkan visual terbaik.

"Kami tidak saja meminta bantuan membuat video, tetapi meminta masukan terkait rencana program, fasilitas penunjang pariwisata dan langkah-langkah apa yang harus kami lakukan ke depan. Kami mewakili pemerintah dan masyarakat Desa Pujungan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya," ujarnya.

Baca juga: ISI Denpasar mantapkan keahlian seni mengukir tulang

Baca juga: ISI Denpasar promosi budaya Bali ke Jepang

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar