Wall Street dibuka beragam di tengah lonjakan kasus COVID-19 di AS

Wall Street dibuka beragam di tengah lonjakan kasus COVID-19 di AS

Ilustrasi - Pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/pri.

Sepuluh dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 merosot, dengan sektor keuangan turun 1,5 persen pada perdagangan pagi, menjadi pemimpin penurunan.
New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka beragam pada pembukaan perdagangan Kamis pagi waktu setempat, seiring lonjakan infeksi Virus Corona.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 149,35 poin atau 0,51 persen menjadi 29.248,28 dan S&P 500 menurun 11,9 poin atau 0,33 persen menjadi 3.560,76. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq meningkat 40,97 poin atau 0,35 persen menjadi 11.827,40.

Sepuluh dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 merosot, dengan sektor keuangan turun 1,5 persen pada perdagangan pagi, menjadi pemimpin penurunan. Sedangkan sektor layanan komunikasi naik 0,2 persen, menjadi satu-satunya kelompok yang memperoleh keuntungan.

Peningkatan infeksi Virus Corona di Amerika Serikat terus berlanjut ketika negara itu menandai satu hari baru dengan lebih dari 145.000 kasus virus pada Rabu, menurut laporan The Washington Post.

Menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins pada Kamis pagi waktu setempat, di Amerika Serikat telah terjadi lebih dari 10,4 juta kasus infeksi COVID-19 dengan jumlah kematian melebihi 241.800.

Sementara itu dari sisi ekonomi, klaim pengangguran awal AS, sebuah cara kasar untuk mengukur PHK, mencapai 709.000 pada pekan yang berakhir 7 November, menyusul 757.000 yang direvisi naik pada pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis.

Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memproyeksikan 731.000 klaim awal pengangguran pada minggu lalu.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, Nasdaq melonjak hampir 233 poin
Baca juga: Rupiah ditutup jatuh 85 poin, namun secara fundamental masih kuat
Baca juga: IHSG terkoreksi dipicu aksi ambil untung

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar