Kemendikbud dorong pemda sosialisasikan Program Guru Penggerak

Kemendikbud dorong pemda sosialisasikan Program Guru Penggerak

Ilustrasi Program Guru Penggerak Kemendikbud (ANTARA/HO- Dok pri)

Animo guru mengikuti program ini baik sekali
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong pemerintah daerah untuk mensosialiasikan Program Guru Penggerak (PGP) angkatan kedua.

"Animo guru mengikuti program ini baik sekali. Saat ini, kami terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan guru-guru yang berada di daerah yang ikut di angkatan kedua ini untuk sosialisasi dan layanan bantuan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pendaftaran program ini," ujar Iwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Kemendikbud mengimbau kepada semua guru Indonesia untuk terus menguatkan semangat untuk belajar, berbagi dan kolaborasi untuk mencari solusi dan inovasi dalam tantangan pandemi yang sedang dihadapi.

"Guru sesungguhnya adalah teladan dalam pembelajaran, karena menjadi guru adalah menjadi pembelajaran tak berkesudahan," tambah dia.

Program Guru Penggerak bertujuan meningkatkan kompetensi guru agar mampu menciptakan ekosistem yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar murid. Peserta Guru Penggerak akan menjalani pendidikan selama sembilan bulan.

Baca juga: Praktisi berharap Guru Penggerak jadi strategi transformasi pendidikan

Baca juga: Program Guru Penggerak diminati para guru


Untuk angkatan kedua, Kemendikbud membuka kesempatan kepada 2.800 guru dari 56 kabupaten. Peserta Guru Penggerak, bukan hanya guru yang berstatus PNS, tetapi juga bisa dari guru non-PNS baik dari sekolah negeri maupun swasta.

Program Guru Penggerak sudah dicanangkan sejak 3 Juli 2020. Untuk angkatan pertama sudah tersaring sebanyak 2.800 guru dari 19.218 guru yang mendaftar.

Guru Penggerak diharapkan mendorong pertumbuhan murid secara holistik dan menjadi pelatih atau mentor bagi guru lain, menularkan pengalaman terbaik, di sekolah maupun lingkungan.

"Kami menargetkan sampai tahun 2024 jumlah guru penggerak akan mencapai 405.900 guru," kata Iwan.

Informasi terkait dengan seleksi calon peserta dan pengajar praktik (pendamping) program Guru Penggerak dapat diakses melalui laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak.

Baca juga: Pengajar sebut seleksi Guru Penggerak cukup ketat

Baca juga: Nadiem minta guru penggerak hadirkan pembelajaran yang bermakna

Pewarta: Indriani
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemendikbud lanjutkan program bantuan kuota internet untuk 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar