Sejak sepekan, RSUD Nagan Raya Aceh tidak lagi rawat pasien COVID-19

Sejak sepekan, RSUD Nagan Raya Aceh tidak lagi rawat pasien COVID-19

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Ika Suhannas. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Suka Makmue (ANTARA) - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Ika Suhannas mengatakan hingga Sabtu malam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, tidak lagi merawat pasien positif COVID-19 setelah satu orang pasien positif sembuh pada Sabtu pekan lalu.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada lagi pasien positif COVID-19 yang kita rawat di rumah sakit, semuanya sudah sembuh,” kata Ika Suhannas yang dihubungi di
Suka Makmue, Sabtu malam.

Menurutnya, tidak adanya pasien yang dirawat tersebut disebabkan karena sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit setempat, seluruhnya sudah sembuh.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 149 kasus

Ika Suhannas menjelaskan, hingga Sabtu (14/11) malam tercatat sebanyak 149 orang warga di Kabupaten Nagan Raya yang terinfeksi positif COVID-19, dan sebanyak 125 orang dinyatakan sudah sembuh.

Sementara 17 orang pasien positif COVID-19 di Nagan Raya sudah meninggal dunia dan sebanyak tujuh orang harus menjalani isolasi mandiri.

Tujuh orang warga di Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang harus menjalani isolasi mandiri karena positif COVID-19.

Ketujuh warga yang wajib menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing tersebut, kata Ika Suhannas, karena sebelumnya positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan secara medis melalui tes PCR (Polymerase Chain Reaction).

Baca juga: Delapan dari 91 warga Mukomuko positif COVID-19

“Karena tidak menunjukkan ada gejala, makanya ketujuh warga ini diwajibkan menjalani isolasi mandiri,” katanya menambahkan.

Dengan tidak adanya pasien positif COVID-19 tersebut, Satgas Penanggulangan COVID-19 di Nagan Raya berharap tidak ada lagi warga di daerah ini yang terinfeksi virus corona.

“Tentunya, warga harus terus meningkatkan kewaspadaan seperti memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kesehatan serta menjaga jarak atau menjauhi kerumunan,” kata Ika Suhannas menegaskan.

Baca juga: Ruang isolasi pasien COVID-19 di Kota Sukabumi penuh
Baca juga: Kasus COVID Lampung bertambah 87 dan 23 kasus dari karyawan swasta
Baca juga: Dinkes Trenggalek gelar tracing lanjutan klaster pondok pesantren

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden ajak ulama Aceh jaga persatuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar