BNPB dukung penanganan dampak letusan Gunung Merapi

BNPB dukung penanganan dampak letusan Gunung Merapi

Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc. 

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan penanganan darurat di empat wilayah yang berpotensi terdampak letusan Gunung Merapi berupa bantuan logistik dan sumber daya.

"Pekan lalu, BNPB telah menyalurkan 100.000 masker ke empat kabupaten; yaitu Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali; masing-masing 25.000 masker. BNPB juga mengirimkan lampu air garam 216 buah untuk penerangan darurat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui rilis yang diterima di Jakarta, Senin.

Raditya mengatakan sejumlah personel diterjunkan untuk memberikan pendampingan kepada badan penanggulangan bencana daerah di keempat kabupaten berupa pengorganisasian pos komando.

BNPB juga terus berkoordinasi dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL), BPBD, dan kelompok sukarelawan dalam kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan letusan Gunung Merapi.

Baca juga: PMI siagakan ratusan personel di lokasi erupsi Gunung Merapi

Baca juga: Desa Balerante batasi masuknya relawan Merapi dari luar


"Latihan di atas meja sedang dipersiapkan dengan melibatkan pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Latihan akan dilakukan pada 17 November 2020 hingga 19 November 2020 di Yogyakarta," tuturnya.

Raditya mengatakan latihan di atas meja bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan terkait sistem penanggulangan kedaruratan bencana yang melibatkan multipihak dalam mengantisipasi dampak skenario terburuk letusan Gunung Merapi.

Latihan di atas meja juga untuk mendapatkan masukan rancangan rencana kontingensi dan rencana operasi atau prosedur tetap daerah, khususnya saat pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berada di perbatasan wilayah administrasi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah terus meningkat. BPPTKG telah meningkatkan status aktivitas Gunung Merapi dari Level II menjadi Level III pada 5 November 2020.*

Baca juga: BPPTKG: Suara guguran terdengar enam kali dari Gunung Merapi

Baca juga: Pengungsi Merapi di Magelang dapat layanan potong rambut gratis

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Badan Geologi ingatkan aktivitas Merapi masih tinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar