Bamsoet: Vaksinasi mandiri COVID-19 harus terjangkau masyarakat

Bamsoet: Vaksinasi mandiri COVID-19 harus terjangkau masyarakat

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA/ Youtube Kabar Senator)

Saya juga mendesak pemerintah untuk memastikan tidak adanya calo atau spekulan vaksin COVID-19
Jakarta (ANTARA) -
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pemerintah agar program vaksinasi mandiri COVID-19 tidak membebani masyarakat.
 
Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin, mengatakan jutaan keluarga Indonesia masih menghadapi masa-masa sulit akibat pandemik dan resesi ekonomi. Karena itu, bagi masyarakat yang harus menjalani vaksinasi mandiri, pemerintah harus memastikan harga vaksin benar-benar terjangkau oleh semua kalangan.
 
‘"Tak hanya faktor harga terjangkau, mereka yang menjalani vaksinasi mandiri juga harus diberi kemudahan akses memperoleh dan membeli vaksin. Penyebarluasan atau sosialisasi informasi tentang distribusi vaksin menjadi sangat penting dan harus menjangkau semua kalangan," ujar Bamsoet.
 
Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan saat ini Satuan Tugas Penanganan COVID-19 merancang dua skema vaksinasi, yaitu vaksinasi bersubsidi dan vaksinasi mandiri.

Baca juga: Bio Farma: Tim uji klinis vaksin Sinovac tunggu hasil monitoring

Baca juga: WHO: Vaksin COVID Pfizer "sangat menjanjikan", namun ada tantangan
 
Vaksinasi bersubsidi hanya diberikan kepada 60 juta penduduk. Dengan asumsi ada 270 juta penduduk, berarti 210 juta penduduk harus mengeluarkan biayai sendiri untuk mendapatkan vaksin COVID-19.
 
"Masalahnya, hingga kini belum ada kepastian tentang harga vaksin. Pemerintah bersama produsen vaksin Corona harus sesegera mungkin menetapkan harga vaksin. Informasi tentang harga vaksin menjadi penting agar masyarakat mulai bersiap dengan menyisihkan penghasilan masing-masing," kata Bamsoet.
 
Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menegaskan harga vaksin COVID-19 harus benar-benar terjangkau oleh semua kalangan.
 
Karena, faktor utama yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah adalah kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Penghasilan jutaan keluarga Indonesia tergerus akibat krisis kesehatan yang telah berlangsung hampir setahun.
 
‘"Sudah sangat jelas bagi kita semua bahwa tekanan akibat pandemi yang berlanjut dengan resesi ekonomi sekarang ini benar-benar membuat sebagian besar masyarakat dalam kondisi serba sulit," tutur-nya.
 
Kemudian, program vaksinasi mandiri lanjut Bamsoet jangan sampai menambah beban untuk kebanyakan masyarakat.
 
"Saya juga mendesak pemerintah untuk memastikan tidak adanya calo atau spekulan vaksin COVID-19,’" ujar Bamsoet.

Baca juga: Pfizer-Sinopharm menjanjikan, virolog minta hentikan politisasi vaksin

Baca juga: Ada vaksin, Erick ajak generasi muda tetap lakukan protokol COVID

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wakil Ketua MPR yakini pendekatan persuasif efektifkan sosialiasi vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar