Pesisir Selatan Sumbar diguncang gempa tektonik magnitudo 5,3

Pesisir Selatan Sumbar diguncang gempa tektonik magnitudo 5,3

Peta gempa magnitudo 5,3 di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, pada Rabu (18/11/2020) pukul 11.41.59 WIB.  (ANTARA/HO.BMKG)

Jakarta (ANTARA) - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera tepatnya di barat daya Kota Painan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,3 pada Rabu pukul 11.41.59 WIB.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu mengatakan gempa pada koordinat 1,75 LS dan 100,42 BT dengan kedalaman 46 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault_).

Baca juga: Pulau Sumatera berpotensi hadapi ancaman gempa dari banyak sumber

Dampak gempa, guncangan dirasakan di Painan, Tuapejat pada skala III-IV MMI, yaitu bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Pada skala
II-III MMI yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu di Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Solok Selatan

Serta pada skala II MMI di Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut dan hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Terkait gempa tersebut, Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diimbau menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Baca juga: Sesar Ciremai penyebab gempa Kuningan merupakan sesar aktif
Baca juga: Gempa di Tuapejat Sumatera Barat terjadi akibat aktivitas penyesaran
Baca juga: Gempa dengan magnitudo 6,3 terjadi di Sumatera Barat

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ancaman Megathrust, pembelajaran agar masyarakat bermitigasi lebih awal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar