Sahroni: Mutasi di Polri adalah langkah positif

Sahroni: Mutasi di Polri adalah langkah positif

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai langkah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang melakukan mutasi besar-besaran di internal Polri merupakan langkah yang positif.

Dia meyakini langkah Kapolri tersebut tentu telah dipertimbangkan secara matang dan melalui berbagai penilaian penting.

"Saya melihat formasi baru dalam mutasi tersebut sudah pas, sehingga keputusan tersebut pasti sudah dipertimbangkan secara matang," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Selain itu dia menilai adanya mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dilakukan di lingkungan Kepolisian, termasuk di dalamnya untuk posisi Kapolda.

Baca juga: Kapolri ganti Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar
Baca juga: Irjen Nico Afinta jabat Kapolda Jatim gantikan Fadil Imran
Baca juga: Anggota DPR: Pencopotan Kapolda sinyal imbauan keras Kapolri


Karena itu Sahroni mengimbau pada masyarakat agar tidak menilai mutasi terhadap Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat beberapa waktu lalu sebagai langkah politis.

“Jadi yang kemarin Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar itu dimutasi, tidak perlu dinilai langkah politis. Ya mungkin ada pertimbangan itu, tapi pasti keputusannya sudah dibuat jauh-jauh hari, tidak tiba-tiba," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan pergantian dua Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat pada Senin (16/11).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan pergantian itu sebagai sanksi bagi kedua Kapolda tersebut karena tidak menegakkan aturan mengenai protokol kesehatan COVID-19 di wilayahnya.

"Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yaitu Kapolda Metro Jaya. Kemudian yang kedua adalah Kapolda Jawa Barat," ujar Argo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Argo mengatakan bahwa Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Nana Sudjana digantikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran.

Sementara Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi digantikan oleh Asisten Logistik Kapolri Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

DPR belum terima Surat Presiden terkait calon Panglima TNI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar