Rupiah merosot tajam, pasar khawatir naiknya kasus baru COVID-19

Rupiah merosot tajam, pasar khawatir naiknya kasus baru COVID-19

Ilustrasi - Uang kertas rupiah Indonesia dengan kalkulator. ANTARA/Shutterstock/pri.

Pasar keuangan diliputi kekhawatiran soal naiknya kasus positif COVID-19 yang sudah menyebabkan lockdown di beberapa negara dan bisa memicu lockdown baru. Lockdown ini akan mengganggu pemulihan ekonomi
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi terkoreksi jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI)

Pada pukul 9.36 WIB, rupiah bergerak melemah 48 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp14.118 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.070 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis, mengatakan pagi ini terlihat penguatan dolar AS terhadap nilai tukar negara berkembang.

Baca juga: Dolar AS merosot lagi 5 hari beruntun di tengah optimisme vaksin COVID

"Pasar keuangan diliputi kekhawatiran soal naiknya kasus positif COVID-19 yang sudah menyebabkan lockdown di beberapa negara dan bisa memicu lockdown baru. Lockdown ini akan mengganggu pemulihan ekonomi," ujar Ariston.

Menurut Ariston, sentimen tersebut sementara menutup kabar positif dari hasil akhir uji vaksin Pfizer kemarin malam. Meskipun hasil vaksin positif, tapi pasar menilai vaksin masih perlu waktu untuk didistribusikan.

"Rupiah bisa ikut melemah terhadap dolar AS hari ini," katanya.

Baca juga: Harga emas jatuh 11,2 dolar AS, tertekan kabar positif kemajuan vaksin

Sementara dari dalam negeri, lanjut Ariston, keputusan suku bunga acuan BI bisa mempengaruhi pergerakan rupiah. Suku bunga acuan yang tetap bisa menjaga tingkat imbal hasil aset rupiah tetap menarik di mata investor karena selisih (spread) yang masih besar dibandingkan negara maju.

"Ini bisa menahan pelemahan rupiah hari ini," ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp14.150 per dolar AS.

Pada Rabu (18/11) lalu rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.070 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.055 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 25 poin

Baca juga: Melemah, dolar AS diperdagangkan pada kisaran 103 yen di Tokyo

Baca juga: Yuan kian perkasa, menguat lagi 109 basis poin dolar AS



 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Relasi KA Siliwangi diperpanjang dengan tiket tarif nol rupiah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar