Hujan deras di Sambas sebabkan sejumlah lokasi banjir

Hujan deras di Sambas sebabkan sejumlah lokasi banjir

Kondisi air yang menggenangi jalan di Pemangkat karena hujan deras dan air pasang besar. ANTARA/Galih.

Sejak sore kemarin dan tadi malam hujan deras, belum lagi air pasang besar
Pontianak (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sejak Rabu (18/11) ditambah kondisi pasang besar mengakibatkan sejumlah lokasi jalan dan rumah warga terendam banjir.

"Sejak sore kemarin dan tadi malam hujan deras. Belum lagi air pasang besar sehingga ada genangan air dan banjir," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi saat dihubungi di Sambas, Kamis.

Ia mencontohkan daerah yang terendam banjir yakni Desa Serindang, Kecamatan Tebas. Sejak malam tadi terjadi genangan banjir di jalan dan halaman rumah warga sekitar 30 - 40 cm.

Baca juga: Tim SAR cari dua pemain voli yang tenggelam di Sungai Sambas Besar

"Banjir di daerah tersebut selain karena hujan deras dan pasang besar juga ada kiriman air dari wilayah Kabupaten Bengkayang," katanya.

Ia menambahkan selain di Desa Serindang juga terjadi banjir di daerah Kecamatan Pemangkat. Di pusat kota kecamatan tersebut banjir karena hujan deras yang melanda sejak sore kemarin dan air pasang.

"Banjir yang terjadi di Pemangkat disebabkan juga adanya penyumbatan pada saluran pembuangan penampungan air PDAM. Genangan air tidak berlangsung lama," kata dia.

Baca juga: Pemprov Kalbar berupaya tekan lajunya deforestasi dan degradasi hutan

Dari kejadian banjir di Pemangkat masyarakat secara gotong - royong melakukan pembersihan saluran dan aliran air menjadi normal.

"Tadi malam juga Pjs Bupati Sambas, BPBD, Dinsos Polpp, kecamatan, Polsek dan Koramil Pemangkat serta kompi melakukan peninjauan di lokasi saluran pembuangan dan penampungan air PDAM. Dinas teknis akan melakukan pengecekan dan mencarikan solusi untuk mengatasinya," kata dia.

Baca juga: Danau Sentarum meluap, desa di perbatasan RI-Malaysia terendam banjir

Belum lama ini BPBD Sambas merilis ada 36 desa di Kabupaten Sambas yang rawan banjir. Dari 36 desa itu, terdapat 13 desa dengan rawan tinggi, 20 dengan rawan sedang dan 3 dengan potensi rawan rendah.

Warga Pemangkat, Galih membenarkan bahwa sejak sore kemarin hujan deras mengakibatkan daerahnya banjir dan air menggenangi jalan.

"Hujan dari sore kemarin deras dan pasang. Belum lagi ada yang tersumbat sehingga banjir," kata dia.

Baca juga: Sejumlah warga Temanggung masih membutuhkan bantuan air bersih

Pewarta: Dedi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bea Cukai Kalbar hibahkan 8 ton gula pasir untuk Kabupaten Sambas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar