Emma Corrin tanggapi kritikan "The Crown" musim empat

Emma Corrin tanggapi kritikan "The Crown" musim empat

Aktris Emma Corrin berperan sebagai Putri Diana dalam serial Netflix "The Crown" (ANTARA/Netflix)

Jakarta (ANTARA) - ​​​​Pemeran Putri Diana dalam "The Crown" musim keempat, Emma Corrin memberikan tanggapan perihal kritikan yang ditujukan padanya.

Saat penayangan perdana "The Crown" musim keempat, Corrin mendapat banyak pujian, namun di saat bersamaan ada juga yang memberinya kritik. Menurut Corrin, dia berada di situasi yang sulit.

"Saya pikir untuk semua orang di 'The Crown', kami selalu mencoba dan mengingatkan semua orang bahwa sebagian besar serial ini adalah fiksi. Memang ini diadaptasi dari beberapa kejadian dan fakta tetapi naskah dari Peter Morgan adalah karya fiksi," kata Corrin dilansir Aceshowbiz, Kamis.

Corrin bisa memahami bahwa sebagian orang mungkin membandingkan apa yang ada dalam serial tersebut dengan kehidupan nyata.

"Di saat yang sama, saya paham kenapa orang bisa kesal karena ini sejarah dan bahkan dengan Putri Diana, kejadian itu masih sangat segar. Jadi saya benar-benar mengerti jika ada orang yang marah," ujar Corrin.

"Kami berusaha untuk mendekati sosok karakter yang kami mainkan, itulah mengapa pekerjaan ini menyenangkan karena Peter menulis karakter yang begitu kaya dan kompleks. Dan sebagai seorang aktor, sungguh menyenangkan untuk memberikan banyak hal kepada mereka," kata Corrin melanjutkan.

Corrin sendiri mengakui bahwa memerankan mendiang ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry itu menakutkan.

"Ini adalah Diana versi 'The Crown' dan itu benar-benar mengubah saya. Akan tetapi ini tidak menghilangkan tekanan dan tanggung jawab yang saya rasakan, namun memang menjadi lebih mudah memerankannya," kata Corrin.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Pangeran Williams tidak senang dengan bagaimana orangtuanya digambarkan di serial Netflix.

"Duke of Cambridge tidak terlalu senang dengan itu. Dia merasa bahwa kedua orangtuanya sedang dieksploitasi dan disajikan dengan cara yang salah dan sederhana untuk menghasilkan uang," kata seorang sumber.

"Dalam kasus ini, ini menyeret hal-hal yang terjadi selama masa-masa sulit 25 atau 30 tahun lalu tanpa memikirkan perasaan siapa pun. Itu tidak benar atau adil, terutama ketika begitu banyak hal yang digambarkan tidak mewakili kebenaran," lanjut sumber itu.


Baca juga: "The Crown 4" hingga "The Call" akan tayang mulai November ini

Baca juga: Film dokumenter pertama Putri Diana rilis di bioskop 2022

Baca juga: Ratu Elizabeth pernah lakukan ritual untuk mendiang Putri Diana

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar