Analis: WIKA salah satu BUMN Karya produktif di tengah pandemi

Analis: WIKA salah satu BUMN Karya produktif di tengah pandemi

Ilustrasi - Proyek moda transportasi MRT di Taiwan yang sedang dikerjakan oleh PT WIKA. ANTARA/Handout PT Wijaya Karya/am.

Progres itu mencerminkan WIKA tetap fokus menjalankan aktivitas operasi di tengah pandemi
Jakarta (ANTARA) - Analis menilai bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menjadi salah satu BUMN Karya yang kinerjanya dinilai produktif di tengah pandemi.

"Berdasarkan kinerja dari pergerakan harga sahamnya selama enam bulan terakhir, WIKA mengalami penguatan sekitar 52,41 persen. Artinya, meski di tengah pandemi investor menilai kinerja WIKA masih produktif dan ada harapan positif terhadap kinerja WIKA," ujar Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji ketika dihubungi di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan meski pandemi membuat sejumlah proyek tertahan pengerjaannya, namun WIKA dinilai masih dapat mempertahankan kinerja positifnya hingga akhir tahun ini.

"WIKA terus menggenjot sisa produktivitas di akhir tahun ini, melakukan efisiensi biaya usaha, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi di bidang konstruksi yang disertai inovasi lainnya sehingga turut menghasilkan efisiensi," kata Nafan.


Baca juga: Tumbuhkan ekonomi, WIKA optimalkan pemakaian produk domestik


Emiten dengan kode perdagangan saham WIKA itu diketahui sedang mengerjakan 11 Proyek Strategis Nasional (PSN). Dari jumlah itu, sembilan di antaranya memiliki progres pekerjaan di atas 50 persen.

"Progres itu mencerminkan WIKA tetap fokus menjalankan aktivitas operasi di tengah pandemi," katanya.

Selain menggenjot proyek di dalam negeri, ia menambahkan, WIKA juga mengerjakan proyek luar negeri. Salah satunya proyek Multi Purpose Sport Complex di Kepulauan Solomon untuk keperluan turnamen antarnegara Pasifik di tahun 2023.

Baca juga: Analis optimis kinerja WIKA membaik seiring geliat infrastruktur 2021
Selain itu, proyek luar negeri lainnya yakni Istana Kepresidenan di Republik Nigeria, Sanying Metro Line di Taiwan, Limbang Cable Stay Bridge di Malaysia, Clarin Bridge di Filipina, Yangon Railway Upgrading dan Yangon Mandalay Circular Improvement di Myanmar, Soibada Bridge di Timor Leste.

"Reputasi dan rekam jejak WIKA cukup baik, itu menjadi benefit bagi WIKA," ucapnya.

Sementara itu, Analis Foster Asset Management Riki Adi Saputra mengatakan produktivitas BUMN Karya di tengah pandemi relatif masih baik.

"Proyek-proyek carry over tahun sebelumnya masih dapat dikerjakan meski pandemi," ucapnya.


Baca juga: Program CSR unggul bawa WIKA raih Padmamitra Award 2020

Baca juga: Pengamat : WIKA adalah pelopor pembangunan infrastruktur

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

"GESITS" Kendaraan ramah lingkungan untuk ketahanan energi nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar