Polisi tetapkan kepala desa di Garut sebagai tersangka kasus asusila

Polisi tetapkan kepala desa di Garut sebagai tersangka kasus asusila

Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat. ANTARA/HO-Polres Garut.

Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menetapkan seorang kepala desa di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat sebagai tersangka dalam kasus asusila terhadap seorang wanita yang masih di bawah umur.

"Hasil gelar perkara kemarin sudah ditetapkan jadi tersangka," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat melalui telepon seluler di Garut, Jumat.

Ia menuturkan Satuan Reserse Kriminal Polres Garut telah melakukan penyidikan dan gelar perkara hingga akhirnya menetapkan seorang tersangka yang saat ini menjabat sebagai kepala desa di Kecamatan Cikelet.

Baca juga: Kemarin, Anies dan Gisel penuhi panggilan Polda Metro JayaBaca juga: Polisi lakukan identifikasi wajah di video asusila mirip Gisel
Baca juga: Cabuli anak di bawah umur, guru silat di Cilincing ditangkap polisi
Baca juga: Polisi: Tersangka cabuli anak di bawah umur terancam 15 tahun penjara


Meski sudah ditetapkan tersangka, kata Muslih, polisi belum melakukan penahanan, pihak penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

"Baru ditetapkan tersangka, nanti akan dilakukan pemanggilan," katanya.

Muslih mengatakan perkembangan kasus tersebut akan disampaikan secara resmi melalui siaran pers oleh jajaran Polres Garut.

Sementara itu, kasus pidana asusila itu berawal dari adanya laporan korban ke polisi awal Oktober 2020 terkait perbuatan kepala desa yang tidak pantas dilakukan terhadap seorang wanita yang masih di bawah umur.

Kuasa hukum korban Muchlis Nugraha mengatakan, kasus itu sudah berlangsung dua bulan dan sudah beberapa kali mendesak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut.

Pewarta: Feri Purnama
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Budi daya lobster air tawar tingkatkan ekonomi keluarga di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar