Inggris akan luncurkan bank infrastruktur untuk genjot investasi

Inggris akan luncurkan bank infrastruktur untuk genjot investasi

Perdana Menteri Britain Boris Johnson dalam refleksi mataseorang perempuan yang menyaksikan pidatonya di Manchester, Britain, Selasa (22/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Phil Noble/aww/aa.

Bank baru ini akan memainkan peran kunci dalam memenuhi komitmen Net Zero (emisi karbon nol bersih) Inggris dan meningkatkan upaya di seluruh penjuru negeri dengan berinvestasi bersama dengan sektor swasta dalam proyek infrastruktur vital seperti tra
Bengaluru (ANTARA) - Pemerintah Inggris mengatakan pada  Jumat akan meluncurkan bank infrastruktur nasional untuk membantu mendorong investasi dalam proyek infrastruktur.

"Bank baru ini akan memainkan peran kunci dalam memenuhi komitmen Net Zero (emisi karbon nol bersih) Inggris dan meningkatkan upaya di seluruh penjuru negeri dengan berinvestasi bersama dengan sektor swasta dalam proyek infrastruktur vital seperti transportasi, energi terbarukan dan konektivitas digital," kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan.

Menteri Keuangan Rishi Sunak, yang akan mulai melakukan peluncuran pekan depan sebagai bagian dari Strategi Infrastruktur Nasional pada tinjauan pengeluaran mengatakan, "Investasi infrastruktur akan menjadi pendorong utama bagi Inggris untuk membangun kembali lebih baik dan lebih hijau usai pandemi."

Hampir setengah dari proyek infrastruktur masa depan Inggris diperkirakan akan dibiayai oleh sektor swasta, dan bank yang akan diluncurkan tahun depan itu diharapkan dapat membantu mewujudkan komitmen pemerintah untuk menginvestasikan lebih dari 600 miliar poundsterling. atau 800 miliar dolar AS (Rp1,12 kuadriliun), selama lima tahun ke depan, demikian Departemen Keuangan.

Sunak akan mengumumkan investasi infrastruktur puluhan miliar pounds itu minggu depan, yang ditargetkan akan dapat memenuhi janji pemerintah untuk mengatasi ketidakseimbangan antara berbagai daerah.

Sumber: Reuters

Baca juga: Inggris rilis Revolusi Industri Hijau, ajak Indonesia bergabung
Baca juga: Menkeu Inggris sadari kekhawatiran warga tentang kondisi ekonomi
Baca juga: Menkeu Inggris sebut prioritaskan lapangan kerja, bukan kenaikan pajak

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Indonesia batal beli vaksin dari Inggris? Ini penjelasan Airlangga

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar