Pasuruan (ANTARA News) - PT HM Sampoerna Tbk menerima penghargaan Wanalestari dari Kementerian Kehutanan atas peran aktif perusahaan itu dalam upaya pelestarian lingkungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).

Piagam penghargaan Wanalestari diberikan langsung oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada President Director PT HM Sampoerna John Gledhil di Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna di Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu.

President Director PT HM Sampoerna Tbk John Gledhill menjelaskan, semua pihak berkepentingan untuk melestarikan lingkungan Indonesia sehingga Sampoerna membiayai program yang bertujuan melestarikan lingkungan.

Komitmen itu telah dirintis sejak 2007 dengan melakukan kegiatan reboisasi hutan di Jawa Timur dan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut akan tetap diteruskan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT HM Sampoerna dengan Kementerian Kehutanan dalam program penanaman 1 miliar pohon.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk Yos Ginting menjelaskan, program lingkungan Sampoerna diwujudkan dalam kegiatan konservasi mangrove di pantai timur Surabaya, konservasi hutan di Gunung Arjuno, dan program hutan lestari di Lombok.

Di Surabaya program konservasi mangrove dilakukan di pantai timur untuk mengembalikan potensi keanekaragaman hayati hutan mangrove pantai itu serta membuat arah pembangunan daerah yang memperhitungkan nilai konservasi, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan ekowisata.

Hutan mangrove Surabaya juga sebagai bagian dari solusi ruang hijau terbuka di kota, pengurangan polusi udara dan risiko bencana (tsunami), serta melestarikan kekayaan dan keanekaragaman hayati ekosistem hutan mangrove.

Di Pasuruan, Sampoerna mendukung program konservasi hutan melalui upaya penanaman kembali 50 hektare hutan di lereng Gunung Arjuno. Keberadaan lereng Gunung Arjuno sebagai penyangga air di Jawa Timur penting untuk dijaga kelestariannya.

Dukungan serupa juga dilakukan Sampoerna kepada dua desa di Lombok lewat program hutan lestari. Dengan program itu, masyarakat setempat berhasil mengelola kebutuhan air secara mandiri dan menata sanitasinya.
(MSW/B010)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010