Dinkes Gunung Kidul telusuri penularan COVID-19 di sekolah dasar

Dinkes Gunung Kidul telusuri penularan COVID-19 di sekolah dasar

Warga masyarakat mengikuti swab test yang diselenggarakan pemerintah kabupaten. (ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan penelusuran penularan COVID-19 di sekolah dasar, Kapanewon Patuk, yang menyebabkan tiga guru dan dan dua siswa terkonfirmasi positif COVID-19.

"Benar, ada tiga guru dan dua murid di Kapanewon Patuk yang positif COVID-19. Saat ini, kami masih melakukan penelusuran masyarakat yang kontak erat supaya tidak berkembang," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Selasa.

Hari ini, Dinas Kesehatan melakukan penelusuran (tracing) terhadap kasus penularan di sekolah itu. Namun demikian, belum ada laporan yang masuk ke pihaknya dari Puskesmas Patuk.

Ia mengatakan kasus ini bermula dari suami istri yang bekerja sebagai guru di dua sekolah dasar di Kawapewon Patuk. Suami istri ini berasal dari Kabupaten Kulon Progo. Istrinya menularkan COVID-19 kepada dua orang murid, dan suaminya menularkan ke satu guru rekan kerjanya. "Guru yang satu berasal orang Gunung Kidul, dan guru yang berstatus suami istri dari Kulon Progo," katanya.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Gunung Kidul bertambah 14 kasus

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Gunung Kidul bertambah enam kasus


Hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai di mana mereka dirawat. Untuk suami istri kemungkinan dirawat di Kulon Progo karena asalnya dari sana. "Kami tidak tahu lokasi perawatan guru dari Kulon Progo," katanya.

Lebih lanjut, Dewi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Selasa (24/11) kasus konfirmasi positif ada tambahan enam kasus dan empat kasus sembuh. Adapun rincian penambahan kasus baru terkonfirmasi COVID-19, yakni laki-laki umur 26 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat skrining pegawai, perempuan umur 21 tahun dari Kapanewon Wonosari yang memiliki riwayat suspek.

Selanjutnya, perempuan umur 20 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat skrining pegawai, anak laki-laki umur 11 tahun dari Kapanewon Semanu memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 72 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan laki-laki umur 35 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.

Kemudian, ada empat pasien yang sembuh, yakni perempuan umur 52 tahun dari Kapanewon Wonosari, anak perempuan umur 11 tahun dari Kapanewon Wonosari, perempuan umur 57 tahun dari Kapanewon Semanu, dan laki-laki umur 48 tahun dari Kapanewon Patuk.

"Sampai saat ini, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Gunung Kidul sebanyak 431 kasus dengan rincian 349 kasus sembuh, dan 67 orang masih dirawat, dan ada 15 orang meninggal," katanya.*

Baca juga: 10 pasien di Gunung Kidul sembuh dari COVID-19

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Gunung Kidul bertambah lima

Pewarta: Sutarmi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

20 relawan menerima vaksinasi COVID-19 di Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar