Kemenhub: Tol Trans Sumatera tingkatkan peluang pasar bus AKAP

Kemenhub: Tol Trans Sumatera tingkatkan peluang pasar bus AKAP

Ilustrasi - Deretan moda angkutan bus di Tol Trans Sumatera. ANTARA/Agus Wira Sukarta.

adanya jalan Tol Trans Sumatera ini tentunya harapan kita ada suatu perubahan moda yang tentunya menjadikan sebuah potensi
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa jalan Tol Trans Sumatera meningkatkan peluang pasar angkutan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto mengatakan bahwa perubahan pola pemilihan moda akibat kompetisi antar moda transportasi meningkatkan peluang pasar angkutan bus.

"Dengan adanya jalan Tol Trans Sumatera ini tentunya harapan kita ada suatu perubahan moda yang tentunya menjadikan sebuah potensi, bagaimana antarmoda bisa lebih kompetitif dalam membuka peluang-peluang pasar untuk moda angkutan yang lebih baik lagi, khususnya angkutan yang bersifat lebih massal lagi," kata Suharto dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Dalam paparannya, dia menyampaikan bahwa terbukanya peluang peningkatan pelayanan angkutan umum penumpang AKAP tersebut karena terhubungnya ruas jalan tol Lampung sampai dengan Aceh.

Kemudian mobilitas perjalanan orang maupun barang di Pulau Sumatera semakin meningkat, mengintegrasikan titik-titik pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mampu menekan biaya logistik serta mempercepat waktu tempuh.

Selain itu terjadi perubahan pola perjalanan orang dan barang akibat adanya penambahan ruas jalan, di mana saat ini sebagian besar dilakukan melalui jalan tol.

Optimalisasi manfaat pembangunan jalan Tol Trans Sumatera untuk mendukung perekonomian wilayah sekitarnya, serta pembangunan jalan tol juga dapat menghindari munculnya "terminal bayangan" di pinggir jalan tol.

Tol Trans Sumatera, kata Suharto, memberikan dampak seperti meningkatnya mobilitas kendaraan bermotor, memberikan efisiensi waktu tempuh, serta meningkatkan kemudahan akses perjalanan.

Di samping itu jalan Tol Trans Sumatera juga mendorong pemerataan infrastruktur, mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri, serta meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Baca juga: Hutama Karya ajukan perpanjangan konsesi ruas tol di Sumatera
Baca juga: Tol Pekanbaru-Dumai berbayar mulai besok, 10 November 2020
Baca juga: Arus kendaraan melintasi Tol Trans Sumatera naik 11,5 persen

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tes cepat antigen di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar