KPU Purbalingga: Proses pelipatan surat suara sudah tuntas

KPU Purbalingga: Proses pelipatan surat suara sudah tuntas

proses pelipatan surat suara di KPU Purbalingga, Jawa Tengah (ANTARA/HO - KPU Purbalingga)

Purbalingga (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga menginformasikan bahwa proses pelipatan dan penyortiran surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga sudah tuntas sesuai target yang ditentukan.

"Proses pelipatan surat suara sudah tuntas sejak 22 November 2020 dan kini logistik pilkada berada di KPU Purbalingga," kata Komisioner KPU Purbalingga Divisi Parmas, SDM dan Kampanye Andri Supriyanto di Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu.

Dia menjelaskan berdasarkan evaluasi yang dilakukan, penerapan protokol kesehatan selama proses pelipatan surat suara sejak awal hingga akhir telah berjalan dengan baik.

Baca juga: KPU gandeng tukang parkir sosialisasikan Pilkada Kota Magelang 2020

"Seluruh pihak yang terlibat telah disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Dia juga menjelaskan ada sebanyak 50 orang masyarakat yang berdomisili di sekitar kantor KPU Purbalingga yang ikut membantu proses pelipatan surat suara tersebut.

Sebelum bertugas membantu proses pelipatan surat suara, kata dia, sebanyak 50 orang warga tersebut telah menjalani tes cepat COVID-19.

"Selain itu kami juga mewajibkan penggunaan masker dan menyiapkan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk serta melakukan pengaturan jarak," katanya.

Sementara itu dia juga mengatakan bahwa terkait tahapan pilkada selanjutnya, pihaknya akan melaksanakan debat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diselenggarakan pada 25 November 2020 pukul 19.30 di Aula KPU dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Baca juga: Sahroni ajak masyarakat amalkan nilai-nilai Pancasila jelang Pilkada

Dia mengatakan hal tersebut sesuai dengan PKPU Nomor 11/2020 bahwa pelaksanaan debat harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Yang diizinkan hadir sangat-sangat terbatas yakni hanya lima orang dari KPU, empat orang pasangan calon dan dua dari Bawaslu. Diluar itu tidak boleh hadir dan para pasangan calon tidak boleh membawa pendukung, para pendukung silahkan menyaksikan debat secara virtual," katanya.

Dia juga kembali mengatakan bahwa pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pilkada serentak tahun ini dapat mencapai 77,5 persen lebih.

Dia menambahkan untuk mencapai target tersebut maka pihaknya terus mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan pilkada di wilayah itu termasuk juga para pemilih pemula.

Sementara itu seperti diwartakan sebelumnya, ada dua pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020 di Purbalingga yakni pasangan Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono yang diusung PDIP, Golkar, PAN dan PKS.

Selain itu pasangan Mohamad Sulhan Fauzi dan Zaini Makarim Supriatno yang di usung oleh PKB, Gerindra, Nasdem dan Demokrat.

Baca juga: Penerapan protokol kesehatan penentu kesuksesan Pilkada 2020
Baca juga: Bawaslu ingatkan peserta pilkada hindari kampanye tatap muka

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

UU Pemilu & Pilkada akan berlaku 15-20 tahun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar