Meski pandemi, guru di Sabang-Aceh dimotivasi tetap semangat mengajar

Meski pandemi, guru di Sabang-Aceh dimotivasi tetap semangat mengajar

Dokumentasi - Asisten I Sekretariat Daerah Kota Sabang Andri Nourman saat mengunjungi sekolah yang mulai belajar tatap muka di Kota Sabang, Senin (13/7/2020). ANTARA/Handout/aa.

Saya menyampaikan apresiasi kepada guru dan mengajak guru agar tetap semangat meskipun dalam kondisi seperti ini, pendidikan itu tidak boleh berhenti
Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kota Sabang, Provinsi Aceh  Abdul Hamid meminta guru di kawasan pulau paling barat Indonesia itu untuk tetap bersemangat, meski harus menjalani proses belajar mengajar di tengah pandemi COVID-19.

"Selamat Hari Guru Nasional ke 75, saya menyampaikan apresiasi kepada guru dan mengajak guru agar tetap semangat meskipun dalam kondisi seperti ini, pendidikan itu tidak boleh berhenti," katanya di Kota Sabang, Kamis.

Ia menyebutkan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 ini terpaksa harus diperingati di tengah COVID-19. Bahkan, selama ini proses belajar mengajar juga harus diselenggarakan dari rumah secara virtual.

Tentu, lanjut dia, kondisi pandemi tersebut membuat banyak dari guru-guru yang tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Padahal, kata dia, guru adalah ujung tombak untuk membangun Indonesia, dan sosok terdepan dalam mengubah tatanan Indonesia.

Untuk mengubah tatanan kehidupan masyarakat terletak pada level pendidikannya, bila pendidikan bagus tentu kesejahteraan masyarakatnya juga akan bagus, katanya.

"Di Sabang kita Alhamdulillah sudah mulai proses belajar tatap muka. Ini sudah mendekati ujian, walaupun beberapa waktu lalu anak-anak belajar daring, namun diharapkan ujian tetap dilaksanakan dengan baik, dan akan memperoleh hasil yang baik pula sehingga anak-anak kita memiliki nilai rapor yang bagus," kata Abdul Hamid.

Seorang guru SMAN 1 Sabang Tuti Farida mengharapkan semua guru di seluruh Indonesia selalu bahagia menyampaikan ilmunya kepada siswanya, tidak tertekan, tidak terintervensi, tidak pula terbebani oleh tugas-tugas administrasi.

"Kami mengapresiasi dengan kebijakan Menteri Pendidikan, khusus untuk tugas-tugas administrasi guru yang saat ini lebih simpel dibandingkan sebelumnya, itu sebuah kebahagiaan bagi Kami para guru," katanya.

Baca juga: Selama libur antisipasi COVID-19, sekolah di Sabang-Aceh berikan PR

Baca juga: 4.461 anak Sabang terima dana pemenuhan kecukupan gizi

Baca juga: Zona merah, Pemkot Sabang-Aceh gencarkan razia pelanggar protokol

Baca juga: Perhatian khusus, Sabang dapat kuota beasiswa penuh dari Kemendikbud

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di Aceh Barat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar