NBA

Marc Gasol akui berat tinggalkan Toronto Raptors

Marc Gasol akui berat tinggalkan Toronto Raptors

Marc Gasol dari Toronto Raptors saat bertanding melawan Boston Celtics dalam babak kedua playoff NBA Wilayah Timur di Field House, ESPN Wide World Of Sports Complex, Lake Buena Vista, Florida, AS, pada 3 September 2020. Douglas P. DeFelice/Getty Images/AFP

Jakarta (ANTARA) - Marc Gasol mengakui pindah dari Toronto Raptors yang pernah dia antarkan menjadi juara NBA adalah menyakitkan sekalipun dia bergabung dengan tim yang kemudian menjadi juara NBA, Los Angeles Lakers.

"Itu berat," aku Gasol dalam laman ESPN, Kamis, lewat konferensi video dari Spanyol.

"Itu memang berat sekali. Beberapa hari pertama (berstatus free agent) agak berat bagi saya, tapi begitu Anda harus membuat keputusan, 'Oke, apa yang mesti lakukan berikutnya? Ke mana? Bagaimana Anda mau pergi menghadapi tantangan berikutnya?' Saya anggap hal benar yang mesti dilakukan adalah bergabung dengan Lakers."

Gasol menekan kontrak dua tahun senilai 5,3 juta dolar AS agar merapat ke Los Angeles.

Baca juga: Los Angeles Lakers sepakat kontrak Marc Gasol 2 tahun
Baca juga: Gasol pemain kedua kawinkan gelar juara NBA dan Piala Dunia FIBA


Center berusia 35 tahun itu pernah menjadi pilihan ke-48 Lakers saat draft 2007 dan kemudian ditukarkan kepada Memphis Grizzlies sebagai bagian dari pertukaran untuk mendapatkan abangnya, Pau, pada 2008.

Marc Gasol bermain selama 10,5 musim di Memphis sebelum diperdagangkan ke Toronto di mana dia satu tim dengan Kawhi Leonard, Kyle Lowry cs untuk menjuarai NBA 2019 setelah mengalahkan Golden State Warriors di final.

"Bagaimana saya mengenang Raptors? Pertama, Saya akan merindukan Toronto," kata Gasol. "Toronto adalah tempat yang hebat, keluarga saya sangat mapan di sana, sangat nyaman, mereka sungguh menikmati waktu mereka."

Tiga kali menjadi pemain All-Star dan Defensive Player of the Year pada 2003, Gasol memiliki rata-rata 7,5 poin, 6,3 rebound dan 3,3 assist per pertandingan musim lalu, sedangkan selama kariernya memiliki catatan rata-rata 14,6 poin.

Baca juga: Kings sepakat kontrak Hassan Whiteside
Baca juga: Klay Thompson sukses jalani operasi achilles
Baca juga: NBA All-Star di Indinanapolis diundur ke tahun 2024

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Berlatih basket bersama pemain NBA Jason Anthoney Richardson

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar