Liga Inggris

Arsenal terperosok tren buruk, dipecundangi Wolverhampton di Emirates

Arsenal terperosok tren buruk, dipecundangi Wolverhampton di Emirates

Bola bersarang ke langit-langit gawang Arsenal saat penyerang sayap Wolverhampton Pedro Neto (tengah) mencetak gol dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/POOL/Julian Finney.

...kekalahan kali ini membuat tim besutan Mikel Arteta tampak seperti klub yang lupa caranya menang di tanah sendiri...
Jakarta (ANTARA) - Arsenal terperosok tren buruk nirmenang tiga pertandingan beruntun di Liga Inggris setelah dipecundangi tamunya Wolverhampton dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-10 di Stadion Emirates, London, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Hasil itu jadi torehan bersejarah bagi tim besutan Nuno Espirito Santo, sebab Wolverhampton tak pernah meraih kemenangan tandang melawan Arsenal di sebuah pertandingan liga sejak tahun 1979.

Sebaliknya bagi Arsenal, kekalahan kali ini membuat tim besutan Mikel Arteta tampak seperti klub yang lupa caranya menang di tanah sendiri dan cuma bisa tampil bagus di kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa.

Baca juga: Arsenal masih perlu beberapa bursa transfer untuk dapat bersaing

Pertandingan langsung diwarnai suasana mencekam lima menit setelah sepak mula ketika insiden antara bek gaek David Luiz dengan penyerang Raul Jimenez yang kepalanya berbenturan satu sama lain dalam situasi sepak pojok.

Hampir 10 menit lamanya petugas medis masing-masing tim merawat kedua pemain, sampai akhirnya Jimenez harus ditandu keluar lapangan digantikan talenta muda Fabio Silva.

Selepas insiden mengerikan itu berlalu, Wolverhampton membuka keunggulan pada menit ke-27 saat Pedro Neto berada di posisi tepat untuk menyambar bola muntah hasil sundulan Leander Dendoncker yang sebelumnya membentur mistar gawang.

Tiga menit kemudian Arsenal menyamakan kedudukan melalui sundulan Gabriel Magalhaes yang menyambut umpan Willian dalam situasi sepak pojok.

Kiper Bernd Leno melakukan blunder mahal ketika ia gagal mengamankan bola tembakan jarak jauh Neto dan si kulit bundar bisa disontek Daniel Podence ke dalam gawang yang sudah tak bertuan untuk membawa Wolverhampton kembali memimpin pada menit ke-42.

Baca juga: Lambatnya hasil tes COVID-19 menambah stres, kata bos Wolves Nuno

Babak kedua Wolverhampton memilih langkah pragmatis dengan membiarkan Arsenal mendominasi hampir 62 persen penguasaan bola tetapi meredam semua serangan yang datang dari The Gunners demi menjaga skor 2-1 hingga peluit tanda laga usai berbunyi.

Kemenangan mengantar Wolverhampton naik ke urutan keenam klasemen dengan koleksi 17 poin, sedangkan Arsenal (13) terus melorot ke urutan ke-14, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Kedua tim kembali merumput pada Minggu (6/12) nanti ketika Arsenal terlibat Derby London klasik di kandang Tottenham Hotspur dan Wolverhampton melawat ke markas juara bertahan Liverpool.

Namun, tiga hari sebelumnya Arsenal akan lebih dulu tampil di lanjutan Liga Europa menjamu wakil Austria, Rapid Wien, di Emirates.

Baca juga: Chelsea kontra Tottenham berakhir skor kacamata di Stamford Bridge
Baca juga: Edinson Cavani antar MU kantongi tiga poin penuh dari Southampton
Baca juga: Pemain kehilangan kegembiraan bermain, kata Guardiola

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar