Harta kekayaan Cawali Surabaya Machfud Arifin tertinggi

Harta kekayaan Cawali Surabaya Machfud Arifin tertinggi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengumumkan harta kekayaan pribadi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Pilkada Surabaya 2020. (FOTO ANTARA/HO-KPU Surabaya)

Surabaya (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengumumkan harta kekayaan pribadi Calon Wali Kota Surabaya Nomor Urut 02 Machfud Arifin tertinggi atau sebesar Rp29.784.287.052 sedangkan Cawali Nomor Urut 01 terendah yakni Rp3.055.021.744

"Dokumen pengumuman Laporan Harta Kekayaan Pribadi/Pejabat Negara (LHKPN) Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya di Pilkada Surabaya 2020 merupakan hasil dan klarifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi dilansir dari laman KPU Surabaya, Senin.

Menurut dia, LHKPN tersebut berdasarkan pasal 74 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2020.

Baca juga: Machfud Arifin siapkan ekosistem bisnis rintisan anak muda di Surabaya

Baca juga: Cawali Machfud komitmen jaga bangunan cagar budaya di Surabaya


KPU Surabaya kemudian membuat surat pengumuman Nomor 1299/PL.02.2-Pu/3578/Kota/XI/2020 tentang Laporan Harta Kekayaan Pribadi/Pejabat Negara Hasil penelitian dan/atau Klarifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020.

"Dokumen LHKPN bisa diakses di laman KPU Kota Surabaya : https://kpu-surabayakota.go.id/," katanya.

Adapun LHKPN paslon Pilkada Surabaya 2020 yakni Cawali Surabaya Nomor Urut 01 Eri Cahyadi sebesar Rp3.055.021.744, Cawawali Nomor 01 Armuji Rp22.772.153.630. Sedangkan Cawali Nomor 02 Machfud Arifin Rp29.784.287.052 dan Cawawali Nomor 02 Mujiaman Rp7.785.500.000.

Pilkada Surabaya 2020 diikuti pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji. Paslon nomor urut 01 tersebut diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Selain itu mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik non parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sedangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dengan nomor urut 02 diusung koalisi delapan partai yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Partai Nasdem serta didukung partai non-parlemen yakni Partai Perindo. 

Baca juga: KPU Surabaya perketat protokol kesehatan di debat publik kedua

Baca juga: AHY turun gunung menangkan Machfud-Mujiaman di Pilkada Surabaya

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Belum Lapor LHKPN, Wiranto: Wantimpres punya waktu 3 bulan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar