Medan (ANTARA News) - Siswa peserta ujian nasional (UN) ulangan SMA/sederajat terancam tak bisa ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) karena pengumuman kelulusan dijadwalkan baru pada 12 Juli atau bersamaan dengan batas terakhir pendaftaran SNMPTN.

"Kami selaku panitia lokal SNMPTN tidak berhak mengubah jadwal pendaftaran SNMPTN, karena jadwal itu ditentukan Forum Rektor se-Indonesia," kata Ketua Panitia SNMPTN Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Selamat Triono Ahmad di Medan, Jumat.

Ia mengatakan, saat ini Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) memang sudah mengajukan permohonan kepada Forum Rektor untuk mengundur jadwal pendaftaran SNMPTN.

"Namun hingga kini Forum Rektor se-Indonesia belum mengubah jadwal tersebut. Kita hanya mengikuti saja karena Unimed hanya sebagai panitia lokal dalam SNMPTN yang digelar secara serentak di Indonesia," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, diharapkan BSNP mempercepat pengumuman kelulusan UN ulangan SMA/sederajat supaya tidak menutup kesempatan bagi mereka yang ingin mengikuti SNMPTN.

"Percepatan pengumuman itu mungkin saja karena saat ini proses UN ulangan SMA/sederajat telah selesai dilaksanakan dan kini dalam proses pemindaian lembar jawaban komputer juga tidak ada masalah," katanya.

Menurut dia, Unimed yang juga ditunjuk sebagai pemindai LJK UN SMA termasuk UN ulangan sudah mulai melaksanakan tugasnya.

"Bagi daerah yang dekat biasanya langsung mengirimkan LJK UN dan kita langsung memprosesnya, jadi pemindaian itu tidak membutuhkan waktu lama hanya saja untuk daerah yang jauh pada umumnya baru akan mengirimkan LJK pada hari terakhir (14 Mei, red) sesudah ujian berakhir," katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua panitia UN Sumut 2010 Dwi Anang Wibiwo mengatakan, proses pendaftaran SNMPTN yang dilakukan secara "online" tidak akan memakan waktu yang lama karena tidak perlu antre.

"Calon pendaftar tidak perlu datang langsung ke Unimed untuk mendaftar. Begitu terima pengumuman kan bisa langsung mendaftar," katanya. (*)

(T.KR-JRD/B/R014/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010