Formula 1

Nikita Mazepin akan membalap untuk Haas di F1 2021

Nikita Mazepin akan membalap untuk Haas di F1 2021

Nikita Mazepin (kiri) berdiri bersama Esteban Ocon (tengah) dan Sergio Perez (kanan) untuk tim Force India di sesi tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. (26/2/2018) (ANTARA/REUTERS/Albert Gea/File Photo)

Jakarta (ANTARA) - Nikita Mazepin, putra bilyuner Russia Dmitry Mazepin, akan membalap untuk tim Haas di Formula 1 musim depan setelah menandatangani kontrak berdurasi multi tahun, demikian tim asal Amerika Serikat itu pada Selasa.

Pebalap berusia 21 tahun itu saat ini berada di peringkat tiga klasemen Formula 2 dan kemungkinan akan menjadi tandem Mick Schumacher, yang memimpin klasemen F2, putra dari pebalap legendaris Michael Schumacher.

"Menjadi seorang pebalap Formula 1 adalah impian yang pada akhirnya menjadi nyata," kata Mazepin dalam pernyataan resmi seperti dikutip Reuters jelang Grand Prix Sakhir di Bahrain.

Baca juga: Grosjean, Magnussen tinggalkan Haas di akhir musim
Baca juga: Fittipaldi akan gantikan Grosjean untuk Haas di Grand Prix Sakhir


Sang ayah, Dmitry, memiliki perusahaan pembuat pupuk Uralchem di Rusia dan mencoba membeli tim Force India setelah tim tersebut dinyatakan bangkrut pada 2018 sebelum kalah dari Lawrence Stroll yang mengakuisisi tim berbasis di Silverstone yang kini menjelma menjadi Racing Point itu.

Dmitry melalui bisnis Uralkali yang ia miliki, saat ini sedang mengambil tindakan hukum di London terhadap mantan administrator gabungan dari Force India setelah mereka menerima tawaran Stroll.

Putra dari Stroll, Lance, saat ini membalap untuk Racing Point yang tahun depan akan berganti nama menjadi Aston Martin.

Nikita Mazepin telah memenangi dua balapan Formula 2 tahun ini dengan tambahan empat finis podium. Kejuaraan F2 akan berakhir di Bahrain akhir pekan ini.

Baca juga: Abu Dhabi kesempatan terakhir debut latihan Schumacher di F1
Baca juga: Vettel berharap Mick Schumacher membalap di Formula 1 tahun depan


"Nikita telah menegaskan kredensialnya di Formula 2 tahun ini," kata bos tim Haas Guenther Steiner.

"Dia telah berkembang menjadi pebalap yang matang setelah naik dari peringkat junior, terlihat khususnya baru-baru ini di seri GP3, di mana ia finis runner-up pada 2018, dan tentunya di Formula 2 dalam dua tahun terakhir."

Haas pada Oktober telah mengumumkan bahwa pebalap Prancis Romain Grosjean, yang lolos dari kecelakaan maut di Bahrain pada Minggu, dan pebalap Denmark Kevin Magnussen akan meninggalkan tim itu pada akhir musim.

Grosjean mengatakan pada saat pengumuman tersebut Steiner bilang kepadanya, "untuk alasan finansial, saya butuh kalian berdua keluar".

Stenier mengatakan capaian terbesar tim tahun ini adalah mampu menyintas.

Tim yang ditenagai mesin Ferrari itu berada di peringkat sembilan klasemen dengan raihan hanya tiga poin dari 15 balapan yang telah digelar di musim yang terdampak COVID-19 ini.

Baca juga: Lewis Hamilton positif terjangkit COVID-19
Baca juga: Hamilton juarai GP Bahrain yang kaos, Grosjean lolos dari maut


 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar