KPU Bandarlampung catat 631 pemilih disabilitas pada Pilkada 2020

KPU Bandarlampung catat 631 pemilih disabilitas pada Pilkada 2020

Ilustrasi (ANTARA/Dian Hadiyatna/Ho)

Bandarlampung (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung, Lampung, mencatat 631 pemilih disabilitas masuk ke dalam pemilih tetap (DPT) pada Pilkada Serentak 2020.

"Untuk pemilih disabiltas ini seluruhnya berjumlah 631 orang dari jumlah DPT sebanyak 647.278," kata Komisioner KPU Bandarlampung Divisi Data dan Informasi Ika Kartika di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengungkapkan bahwa dari 631 pemilih penyandang disabilitas, yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 330 pemilih dan perempuan 301 orang.

Ia mengatakan bahwa pemilih disabilitas ini terbagi menjadi empat kategori, yakni penyandang disabilitas fisik dengan jumlah 284, mental 179, sensorik 119, dan intelektual 49.

Baca juga: KPU upayakan disabilitas salurkan hak pilih pada Pilkada 2020

"Sebaran pemilih penyandang disabilitas di Kota Bandarlampung ini tersebar di 20 kecamatan," kata Ika.

Dia pun merincikan pemilih penyandang disabilitas yang berada di Kecamatan Kedaton 36, Sukarame 21, Tanjungkarang Barat 29, Panjang 62, Tanjungkarang Timur 37, Tanjungkarang Pusat 58, Telukbetung Selatan 12, Telukbetung Barat 10, Telukbetung Utara 27. Rajabasa 12, Tanjungsenang 13, dan Sukabumi 44.

Kemudian, Kecamatan Kemiling 61, Labuhan Ratu sebanyak 20, Way Halim 36,Langkapura 24, Enggal 28, Kedamaian 37, kecamatan Teluk Betung Timur 31, Bumiwaras 33.

Ia pun mengatakan bahwa KPU akan menyiapkan fasilitas khusus untuk pemilih penyandang disabilitas pada pemungutan suara yang berdasarkan beberapa ketentuan terkait pelayanan di TPS dan tetap akan menggunakan standar protokol kesehatan COVID-19 sesuai PKPU 13 Tahun 2020.

Baca juga: KPU Cianjur siapkan tim khusus dampingi pemilih disabilitas

"Untuk pemilih penyandang disabilitas penglihatan (tunanetra) kami siapkan surat suara khusus dan juga penunjang fasilitas lainnya bagi mata pilih berkebutuhan khusus di tempat pemungutan suara," kata Ika.

Menurut dia, perlakukan khusus yang diberikan kepada mereka seperti menyediakan alat bantu berupa pola yang memuat huruf braille identitas peserta pemilu dalam surat suara.

"Pemilih disabilitas juga juga akan disediakan template surat suara khusus dan penempatan tempat pemungutan suara (TPS) yang mudah diakses," kata Ika.

Baca juga: KPU Bangka Barat siapkan pendamping untuk pemilih berkebutuhan khusus

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Adik Gubernur NTB tidak terbukti langgar Pilkada Sumbawa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar