Digitalisasi rekrutmen tenaga kerja, Apindo gandeng Job2Go

Digitalisasi rekrutmen tenaga kerja, Apindo gandeng Job2Go

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey (kiri) dalam penandatanganan Nota Kesepahaman dengan platform digital rekrutmen Job2Go dalam rangka digitalisasi rekrutmen dan sertifikasi tenaga kerja. (Istimewa)

Aprindo sangat mendukung kerja sama dengan Job2Go. Hal ini merupakan bagian dari implementasi sertifikasi profesi yang Aprindo sudah miliki sejak 1 tahun lalu
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menggandeng platform rekrutmen digital Job2Go dalam rangka digitalisasi rekrutmen dan sertifikasi tenaga kerja.

“Aprindo sangat mendukung kerja sama dengan Job2Go. Hal ini merupakan bagian dari implementasi sertifikasi profesi yang Aprindo sudah miliki sejak 1 tahun lalu," ujar Wakil Ketua Aprindo Fernando Repi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Fernando Repi, kemitraan ini juga sesuai dengan program pemerintah di mana pemerintah berharap agar tenaga kerja di bidang ritel memiliki kemampuan dan kualifikasi yang baik untuk menghadapi persaingan di era global.

"Ke depannya, sertifikasi tersebut bisa juga digunakan untuk dapat diratifikasi di ASEAN dan dapat digunakan juga di ASEAN. Tenaga kerja Indonesia harus memiliki kualifikasi yang baik dari segi edukasi, dan pelatihan," katanya.

Baca juga: Pengusaha nilai UU Cipta Kerja diperlukan dukung pertumbuhan ekonomi

Dalam kerangka kerja sama antara Aprindo dan Job2Go ini, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah menghubungkan pemberi kerja dari perusahaan yang berasosiasi dengan Aprindo dengan para pencari kerja.

Jika selama ini informasi seputar lowongan kerja dan pelatihan berseliweran di berbagai platform, kini kedua pihak, pemberi dan pencari kerja cukup menggunakan aplikasi dan maupun situs resmi Job2Go.

Selain itu pelatihan maupun sertifikasi yang selama ini lebih banyak dilakukan secara offline, kini juga dapat dilakukan secara online.

Baca juga: Kadin: UU Cipta Keja buka peluang besar investor masuk ke Jawa Tengah

Dengan mengurangi kendala jarak maupun ruang, hal ini tentunya menjadi pilihan baru untuk mempermudah proses pelatihan dan sertifikasi dalam rangka menghasilkan tenaga kerja Indonesia yang andal dan mampu bersaing global.

“Kami di Job2Go bangga menjadi bagian inisiatif ini untuk memperkuat industri ritel sebagai ujung tombak perekonomian. Bersama Aprindo, Job2Go menjembatani bisnis ritel baik yang besar maupun UMKM untuk terhubung dengan tenaga kerja yang andal," kata founder sekaligus CEO Job2Go, Kurniawan Santoso.

Kurniawan mengatakan bahwa Salah satu upaya meningkatkan SDM sektor ritel adalah dengan memberikan pendidikan dan pelatihan bersertifikasi baik secara offline maupun online di platform Job2Go.

Baca juga: Apindo: Kriteria UMKM yang rumit bisa buat UU Ciptaker hilang esensi

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kata APINDO soal pembatasan kegiatan Jawa-Bali

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar