Lusa, polisi periksa Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus makar

Lusa, polisi periksa Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus makar

Eggi Sudjana (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019). Eggi Sudjana menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus dugaan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar. ANTARA FOTO/Jaya Kusuma/aaa/hp.

Ini kasus sudah lama dibuka kembali. Posisi saya dalam kasus yang dituduhkan itu pada 17 April 2019
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar pada Kamis (3/12).

Saat dikonfirmasi, Eggi Sudjana membenarkan adanya surat panggilan dari Polda Metro Jaya kepada dirinya.

"Iya benar, saya menerima surat panggilan itu pukul 01.30 WIB, Selasa, 1 Desember 2020," kata Eggi saat dikonfirmasi, Selasa.

Surat pemanggilan terhadap Eggi yang bernomor S.Pgl/1802/XII/2020/Ditreskrimum tersebut beredar lewat aplikasi pesan singkat. Surat tersebut ditanda tangani oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.

Meski demikian, Eggi belum memastikan apakah dirinya akan memenuhi panggilan tersebut atau tidak.

Eggi mengatakan, pemanggilan tersebut terkait kasus lama yang dibuka kembali. "Ini kasus sudah lama dibuka kembali. Posisi saya dalam kasus yang dituduhkan itu pada 17 April 2019," ujar Eggi.

Baca juga: Eggi Sudjana jadi tersangka makar terkait pernyataan "people power"
Baca juga: Kuasa hukum Eggi Sudjana pertanyakan perubahan pasal yang disangkakan
Baca juga: Eggi Sudjana resmi ditahan 20 hari ke depan
Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana memberikan pernyataan kepada awak media sebelum masuk ke Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga).
Eggi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar pada Selasa, 7 Mei 2019 dan ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya sejak 14 Mei 2019.

Dia diduga melakukan tindak kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

Eggi juga dianggap menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap.

Eggi disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan belum mengetahui soal surat tersebut.

"Saya cek ya," kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa.
Baca juga: Polisi periksa Eggi Sudjana sebagai tersangka 13 Mei 2019
Baca juga: Eggi Sudjana: Saya terima kasih jadi tersangka
Baca juga: Polda Metro Jaya kabulkan penangguhan penahanan Eggi Sudjana

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Rizieq Shihab hingga Sabtu sore masih jalani pemeriksaan awal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar