Liga Champions

Porto dampingi City ke babak gugur, Marseille petik kemenangan perdana

Porto dampingi City ke babak gugur, Marseille petik kemenangan perdana

Gelandang Porto Otavio (kanan) berebut bola dengan pemain sayap Manchester City Bernardo Silva dalam lanjutan Grup C Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Selasa (1/12/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Miguel Riopa)

Jakarta (ANTARA) - Porto dipastikan mendampingi Manchester City ke babak gugur ketika Marseille memetik kemenangan perdana mereka di Liga Champions musim ini dalam rangkaian laga putaran kelima Grup C yang berlangsung Selasa waktu Eropa (Rabu WIB).

Porto yang menjamu City di Stadion Dragao, berhasil memetik satu poin setelah menahan imbang tamunya itu dengan skor nirgol, kendati terus berada di bawah tekanan hampir sepanjang laga.

Statisitik laman resmi UEFA mencatat City mendominasi sedikitnya 68 persen penguasaan bola di pertandingan itu dan melepaskan tak kurang dari 18 percobaan tembakan yang enam di antaranya menemui sasaran.

Baca juga: City akan tampil maksimal, meski sudah lolos ke babak sistem gugur

Kiper tuan rumah Agustin Marchesin dipaksa melakukan sedikitnya lima penyelamatan gemilang untuk mencegah gawang Porto kebobolan dari sejumlah situasi berbahaya yang terus diciptakan Phil Foden dkk.

Marchesin memang sempat terperdaya pada menit ke-37 ketika gagal mengantisipasi tembakan Raheem Sterling, tetapi bek sayap Zaidu Sanusi menjelma jadi pahlawan ketika menyapu bola sebelum melewati garis gawang.

Pada menit ke-80, Marchesin kembali takluk ketika bola tepisannya disambar langsung oleh Gabriel Jesus di muka gawang, tetapi gol City itu kemudian dianulir karena Rodri Hernandez terjebak offside dalam proses setelah wasit Bjorn Kuipers berkonsultasi dengan VAR.

Dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Velodrome, Prancis, tuan rumah Marseille akhirnya memetik kemenangan perdana mereka di Liga Champions musim ini dengan menundukkan Olympiakos 2-1.

Baca juga: Ederson mengaku kiper yang bisa eksekusi tendangan penalti
Baca juga: Olympiakos kesal para pemainnya terinfeksi COVID-19 saat bela timnas


Olympiakos yang tengah berusaha membesarkan asa meraih tiket babak 16 besar memimpin lebih dulu pada menit ke-33 melalui tembakan keras Mohamed Camara yang tak memberi kesempatan kiper Steve Mandanda melakukan penyelamatan.

Keunggulan itu raib pada menit ke-55 ketika Dimitri Payet mengkonversi tendangan penalti setelah Pape Cisse melanggar Florian Thauvin.

Marseille kembali memperoleh hadiah tendangan penalti pada menit ke-73 setelah wasit Jesus Gil Manzano berkonsultasi dengan VAR terkait insiden pelanggaran handball Rafinha di dalam area terlarang.

Payet kembali menghadapi bola dan dengan tenang melesakkannya ke pojok kanan atas gawang tak terjangkau upaya hadangan kiper Jose Sa demi membalikkan keadaan.

Hasil itu memang tak mempengaruhi peluang Marseille yang sudah dipastikan tak akan lolos ke babak 16 besar, tetapi tiga poin yang mereka miliki di dasar klasemen Grup C bisa menjadi modal untuk meraih tiket lungsuran ke babak gugur Liga Europa.

Di atas kertas, Marseille punya keuntungan "hanya" menjamu Porto di laga pemungkas Rabu (9/12) pekan depan, dibandingkan Olympiakos yang harus bertandang ke Etihad menghadapi City.

Baca juga: Salzburg petik kemenangan pertama untuk jaga asa ke babak gugur
Baca juga: Real Madrid terancam gagal di fase grup usai dipukul 0-2 oleh Shakhtar
Baca juga: Barcelona kembali istirahatkan Messi di Liga Champions

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Empat anak Rusunawa berlatih di klub Manchester City

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar