Frankfurt (ANTARA News/AFP) - Bank Sentral Eropa (ECB), Senin mengatakan, akan mengumpulkan 16,5 miliar euro (20,3 miliar dolar) dari bank komersial dalam deposito berjangka panjang untuk mengimbangi pembeliannya atas obligasi pemerintah pekan lalu.

"Transaksi ini dimaksudkan untuk menghentikan jumlah cadangan saat ini yang berlebihan," kata ekonom Barclays Capital, Thorsten Polleit kepada AFP, yang akan membantu menekan inflasi.

Jumlah "sesuai dengan ukuran Program Pasar Sekuritas" yang diluncurkan seminggu lalu melalui pembelian utang oleh ECB untuk memperbaiki apa yang itu disebut disfungsi di pasar keuangan tertentu, kata pernyataan bank.

Langkah itu dirancang untuk mendukung kondisi pinjaman untuk negara-negara zona euro rentan seperti Yunani, Portugal dan Spanyol.

Sbuah tender variable bunga akan digunakan untuk menarik dana, yang akan ditempatkan dalam deposito satu minggu dengan tarif maksimum 1,0 persen, kata ECB.

Deposito akan memenuhi syarat sebagai jaminan atas pinjaman dana bank sentral, katanya.

Pembelian utang negara telah menimbulkan kontroversi karena beberapa merasakannya jumlah untuk pembiayaan utang pemerintah, dimana ECB tidak diperbolehkan untuk melakukannya.

Pembuat kebijakan Bank Sentral telah menekankan pembelian akan diimbangi atau "disterilkan" oleh tindakan lain, seperti mengambil deposito berjangka, yang menetralisir peningkatan jumlah uang yang beredar.

Itu bertujuan untuk menghindari tekanan inflasi yang disebabkan oleh pembengkakan uang beredar.

Tapi kepala ekonom zona euro ING Peter Vanden Houte kepada AFP mengatakan: "Ini hanya ganti jendela operasi "karena ECB akan terus memberi pinjaman bank karena banyak uang tunai yang mereka butuhkan untuk jangka waktu satu minggu dalam operasi likuiditas terpisah.

"Pada akhir hari, total likuiditas di pasar masih tergantung pada operasi likuiditas mingguan ini, apakah atau tidak ECB mensterilkan dan mengintervensi pasar obligasi pemerintah," katanya. (A026/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010