Arab Saudi bantah terseret dalam pembunuhan ilmuwan Iran

Arab Saudi bantah terseret dalam pembunuhan ilmuwan Iran

Pelayan kuil suci Imam Reza membawa peti jenazah ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fahkrizadeh, di Mashhad, Iran, Minggu (29/11/2020). ANTARA/REUTERS/WANA/hp/aa.

Riyadh (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir pada Selasa membantah negaranya terseret dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh.

Melalui akun Twitternya, Adel al-Jubeir merespons tuduhan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif yang menyebutkan bahwa pembunuhan ilmuwan Fakhrizadeh adalah rencana Arab Saudi-Amerika Serikat-Israel.

Bukan kebijakan Arab Saudi untuk terlibat dalam kasus pembunuhan, katanya. Fakhrizadeh dibunuh oleh "teroris bersenjata" di dekat Ibu Kota Teheran pada Jumat, menurut Kementerian Pertahanan.

Pada awal 2016 Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran setelah misi diplomatik Arab Saudi di Iran diserbu oleh warga Iran yang memprotes eksekusi 47 orang oleh kerajaan atas tuduhan terorisme, termasuk Ulama Syiah Arab Saudi Namir al-Namir.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Khamenei janji akan membalas pembunuhan Fakhrizadeh
Baca juga: Presiden Iran tuding Israel pembunuh ilmuwan nuklir Fakhrizadeh
Baca juga: Iran: Israel bertanggung jawab atas kematian ilmuwan Fakhri Zadeh


Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar