CDC AS rekomendasikan masa karantina yang lebih singkat

CDC AS rekomendasikan masa karantina yang lebih singkat

Keluarga Jose Garcia, 67, yang saat ini dirawat akibat terinfeksi COVID-19 dan memakai ventilator menunggu dekat jendela rumah sakit ketika terjadi peningkatan kasus infeksi virus corona di Pusat Medis Memorial di Las Cruces, New Mexico, Amerika Serikat, Minggu (29/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Paul Ratje/FOC/djo/aa. (REUTERS/PAUL RATJE)

Washington (ANTARA) - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit  (CDC) Amerika Serikat pada Rabu (2/12)  mengatakan pihaknya merekomendasikan masa karantina mandiri yang lebih singkat usai berpotensi terpapar COVID-19, yakni tujuh hari dengan hasil tes negatif dan 10 hari tanpa tes.

Otoritas kesehatan saat ini menyerukan karantina 14 hari setelah melakukan kontak dekat dengan seseorang pengidap COVID-19 guna membatasi penularan virus corona.

CDC masih merekomendasikan masa karantina 14 hari bagi yang terinfeksi COVID-19. Pihaknya menyebutkan alternatif masa karantina yang lebih singkat diharapkan akan meningkatkan kepatuhan terhadap aturan COVID-19, kata pejabat CDC kepada awak media melalui panggilan konferensi.

CDC memperbarui definisinya mengenai kontak dekat pada Oktober, untuk mencakup kontak fisik secara langsung, penggunaan bersama  alat makan, atau paparan selama 15 menit dengan jarak 6 kaki (1,8 meter) atau lebih dekat dengan seseorang yang terinfeksi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Maudy Ayunda stok sambal selama isolasi diri di Amerika
Baca juga: 15 wisatawan AS dikarantina di hotel Tepi Barat

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

RSUD Cilegon siapkan layanan pemeriksaan PCR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar